Matras News, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) gelar Festival Budaya Betawi Jamlurah, kegiatan di selenggarakan di Pondok Labu Jakarta Selatan pada (7/10/2023).
Festival Budaya Betawi menampilkan beragam kesenian budaya-budaya betawi, sehingga dengan kegiatan ini generasi muda jangan sampai melupakan sejarah budaya khususnya betawi.
Deputi Gubernur Bidang Budaya Dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali mengatakan,” JAMLURAH merupakan kegiatan yang menggabungkan seni dan budaya Betawi, sekaligus ajang silaturahmi antar warga. Karena itu, kedepannya JAMLURAH diharapkan tidak lagi hanya diadakan di Pondok Labu saja.
“Ini merupakan kegiatan seni dan budaya Betawi. Maka kita harapkan, jangan hanya di Pondok Labu saja, tetapi di wilayah lain juga harus mengadakan acara serupa,” katanya.

Sementara, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin, yang juga merupakan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jakarta Selatan, mengatakan, tahun depan JAMLURAH akan diramaikan dengan Festival Pencak Silat, yang diikuti oleh seluruh perguruan di Jakarta Selatan.
“IPSI Jakarta Selatan sudah me-register perguruan pencak silat di Jakarta Selatan. Total ada 41 perguruan yang terdiri dari perguruan prestasi dan perguruan tradisi.
Selain itu, pada hari ini juga IPSI Jakarta Selatan memberikan SK kepada perguruan Cacak Lembang, yang merupakan perguruan silat asli Pondok Labu,” ucapnya.
Baca Juga : Sudin Kebudayaan Jaktim Gelar Kolaborasi Seni Budaya Nusantara
Kegiatan tersebut dimeriahkan olejh berbagai seni pertunjukan budaya betawi, antara lain: Band Betawi, Gambus, Palang Pintu, Tanjidor, Tari Betawi, Gambang Kromong. dan lomba Pencak Silat.
Rangkaian Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh berbagai seni pertunjukan budaya betawi, antara lain: Band Betawi, Gambus, Palang Pintu, Tanjidor, Tari Betawi, Gambang Kromong. dan lomba Pencak Silat.
Semakin menambah kemeriahan, kegiatan ini sangat menghibur masyarakat Pondok Labu, pasalnya, bukan hanya penampilan berbagai kesenian betawi saja.
Ratusan UMKM memadati acara Festival Budaya Betawi, tujuannya agar para UMKM dapat menambah meningkatkan ekonominya dan juga UMKM bisa naik kelas.
Seperti diketahui, Pemerintah akan terus berupaya agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat terus tumbuh dan berkembang.
Para pelaku UMKM menunjukkan tingkat kreativitas yang tinggi dalam mengembangkan produk maupun layanan mereka
Salah satu warga Pondok Labu berharap, acara ini dapat terselenggaran setiap tahun, dan menjadi agenda rutin,” katanya.
Seperti diketahui, kegiatan Festival Budaya Betawi Jamlurah ini didukung oleh Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta (Sudin Parekraf) Selatan serta Lembaga Budaya Betawi.











