Pada kesempatan sama, Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Binalavotas menandatangani Kesepahaman Bersama dengan XLSMART. Kerja sama ini memperkuat pelatihan vokasi melalui Program Future Ready, mencakup pemanfaatan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) sebagai lokasi pelatihan. Program juga meliputi pelatihan berbasis kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, hingga fasilitasi pemagangan dan penempatan kerja.
Menaker menegaskan disrupsi teknologi jangan sampai membuat anak bangsa kehilangan kesempatan. Karena itu, peningkatan keterampilan harus dilakukan berkelanjutan dengan semangat “no one left behind”.
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.