MatrasNews, Bekasi – Kali Kapuk di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, yang seharusnya menjadi sumber air bersih, kerap berubah menjadi tempat pembuangan sampah yang kumuh. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama warga, komunitas, dan relawan menggelar aksi bersih-bersih secara besar-besaran.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung membahu masyarakat. Kegiatan ini juga mengikutsertakan kelompok relawan lingkungan Pandawara Group dan PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re) sebagai pendukung utama. Kehadiran UPTD Lingkungan Hidup Kecamatan Medansatria dan UPTD Pematusan DBMSDA memperkuat gerakan tersebut.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi semua pihak. “Gotong royong hari ini adalah contoh nyata kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Namun, ini tidak boleh hanya seremonial, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya peran swasta dalam pembangunan berkelanjutan. “Kepedulian dunia usaha adalah bukti bahwa kolaborasi triple helix (pemerintah, masyarakat, swasta) sangat penting,” tambah Tri.
Usai memungut sampah, Wali Kota meninjau langsung aliran Kali Kapuk di RW 01. Di lokasi tersebut, sedang dilakukan pembongkaran bangunan di bantaran kali. Tri menegaskan, penataan bantaran kali merupakan langkah krusial untuk mengoptimalkan fungsi saluran air dan mengurangi potensi banjir.
“Bantaran kali harus bebas dari bangunan liar. Aliran air harus lancar agar masyarakat aman dari risiko banjir,” tegasnya.
Tri juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hasil kerja bersama. Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah investasi berharga untuk masa depan generasi mendatang.
Kegiatan ini diharapkan dapat memulihkan fungsi ekologis Kali Kapuk dan meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dari sampah.

https://demo.pojoksoft.com/kibaran/wp-content/uploads/2024/01/230313-ayla2-160x600-v2.jpg










