Menu ✖

Breaking News

Bisnis

Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS

badge-check

Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Perbesar


“More Than a Game” di @america Jakarta Puncaki Program Pengembangan Talenta Digital 7 Bulan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Amerika Serikat di Tengah Momentum Bersejarah.

MATRASNEWS, JAKARTA – Sorak sorai penonton memadati @america di Jakarta, Sabtu (18/7), menandai puncak program pengembangan talenta digital yang memanfaatkan esports sebagai wadah strategis. Grand Final American Spaces Indonesia Esports Development (ASIED) resmi digelar, mengakhiri rangkaian program selama tujuh bulan yang menjangkau lebih dari 1.750 anak muda di tujuh kota .

Acara ini bukan semata ajang kompetisi. Ia menjadi laboratorium nyata bagi generasi muda untuk membangun keahlian di balik layar industri game, mulai dari manajemen turnamen hingga menjadi komentator profesional.

Momentum ini bertepatan dengan dua peristiwa besar bagi Amerika Serikat: perayaan 250 tahun kemerdekaan dan statusnya sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026.

Panggung Utama untuk Ekosistem Digital

Babak final ini menampilkan kompetisi ketat dalam EA SPORTS FC 26 dan FC Mobile, ajang pencarian bakat “Shoutcaster Hunt” yang dinilai oleh pengulas profesional Aqwam dan Sanskuyy, serta pertandingan eksibisi bersama para kreator konten.

Tak kurang dari 300 peserta dan pengunjung memadati acara yang juga menghadirkan sesi diskusi “More than a Game” bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF).

Penjabat Urusan Publik Kedubes AS di Jakarta, Abraham Lee, menekankan peran esports sebagai katalis persahabatan antarnegara. Ia menyatakan bahwa kecintaan yang sama terhadap gim mampu mendorong terciptanya relasi dan membuka pintu peluang bagi kaum muda Indonesia serta hubungan bilateral yang lebih luas.

Di sisi lain, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyambut antusias inisiatif ini. Ia berharap kolaborasi dengan AS dapat diperkuat melalui kehadiran American Corner di setiap Creative Hub di masa depan, guna mengoptimalkan fungsi ruang kreatif dan menghadirkan lebih banyak pelaku industri dari AS untuk berbagi pengalaman di Indonesia.

Membangun Fondasi 50 Komunitas

Program berskala nasional ini terlaksana melalui jaringan American Corner di tujuh kota: Padang, Pontianak, Semarang, Yogyakarta, Malang, Makasar, dan Ambon. Sebelum mencapai babak final, para peserta dibekali lokakarya yang mencakup manajemen acara, penyiaran, operasional liga, desain grafis, pembuatan konten, hingga komentator.

Lebih dari sekadar kompetisi, program ini berhasil menggalakkan aktivasi lebih dari 50 komunitas esports. Siniar “Bukan Sekadar Gim”, yang dipandu Pejabat Hubungan Masyarakat Regional Anup Mahajan, turut mengupas jalur karier di industri esports, menegaskan bahwa gim bukan sekadar hiburan, melainkan ladang ekonomi kreatif yang menjanjikan.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Promo Tiket Whoosh 10.10, Diskon hingga 50 Persen dan Potongan Rp150 Ribu

7 Okt 2026 - 02:56 WIB

Promo Tiket Whoosh 10.10, Diskon hingga 50 Persen dan Potongan Rp150 Ribu

Rumah123 Gelar PropVaganza Perdana di Pakuwon Mall Bekasi

7 Okt 2026 - 02:35 WIB

Rumah123 Gelar PropVaganza Perdana di Pakuwon Mall Bekasi

Bank DBS Indonesia dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen Hadirkan Batavia Gold Sharia Equity USD

6 Okt 2026 - 12:40 WIB

Bank DBS Indonesia dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen Hadirkan Batavia Gold Sharia Equity USD

Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi

5 Okt 2026 - 02:26 WIB

Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi

DAMRI Buka Rute Tanjung Lesung–Bandara Soekarno-Hatta

5 Okt 2026 - 01:43 WIB

DAMRI Buka Rute Tanjung Lesung–Bandara Soekarno-Hatta
Trending di Bisnis