Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026 Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji Ascott Jakarta Luncurkan Plesiran di Jakarta Komnas Disabilitas Dukung Penuh Special Olympics NTT 2026 Perlindungan Pekerja Alih Daya Dikuatkan PGE Catat Kinerja Positif, Laba Bersih Naik 40 Persen di Kuartal I-2026

Tekno

Inovasi Teknologi PTK untuk Dukung Net Zero Emission di Pertamina Group

badge-check


					Inovasi Teknologi PTK untuk Dukung Net Zero Emission di Pertamina Group Perbesar

Matras News, Jakarta – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) secara konsisten melakukan berbagai inovasi teknologi di industri jasa marine Indonesia. Hal ini dilakukan untuk  mendukung target “net zero emission” 2060 pemerintah Indonesia.

Inovasi Teknologi Marine yang telah diimplementasikan PTK tersebut dipaparkan langsung oleh Direktur Utama PTK, I Ketut Laba dan Direktur Operasi PTK, Slamet Harianto dalam Forum Sinergi Inovasi Industri dalam ajang Indonesia International Shipbuilding, Offshore, Marine Equipment, Machinery & Services (INAMARINE) 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta (30/7).

Mengangkat tema “Green Technology in Marine Service Business”, Slamet Harianto mengungkapkan sederet usaha PTK dalam menjalankan green energy technology dalam kegiatan operasional PTK.

“Kami sudah menerapkan inovasi teknologi hijau dalam menjalankan bisnis operasional dengan kapal tugboat pertama di Indonesia yang menggunakan Dual Fuel Liquefied Natural gas (LNG), pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di beberapa kapal, penggunaan energy substitution shore connection di port terminal, penggunaan bahan bakar alternatif methanol, dan uji coba penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai bahan bakar terbarukan”, ungkap Slamet Harianto.

Penerapan Dual Fuel LNG pada armada Tugboat Transko Rajawali mampu mereduksi 100% Gas SOx (sulfur oksida). Untuk PLTS yang dipasang Kapal Transko Pari dan FC Dwipangga mampu menghemat penggunaan BBM sebesar 54,24 KL/ year to date (ytd) Juni 2024.

Selain itu, penggunaan Energy Substitution Shore Connection di 3 Port Terminal mampu menciptakan efisiensi sebesar Rp1 Miliar/ ytd Juni 2024.

Direktur Utama PTK, I Ketut Laba mengungkapkan hingga Juni 2024, sederet aktivitas penerapan teknologi hijau yang dilakukan PTK mampu mereduksi 410 Ton Gas Karbon Dioksida (CO2).

“PTK 100% mendukung program pemerintah mencapai net zero emission di tahun 2060. Kami ingin menjadi pemimpin dalam sektor bisnis jasa marine yang menjalankan bisnis dengan penerapan inovasi teknologi hijau.

Dengan menyediakan kapal, jasa marine, serta shorebase dan kantor yang operasionalnya menggunakan green energy, PTK terus menerus melakukan program penurunan konsumsi BBM dan transisi ke bahan bakar ramah lingkungan.” pungkas I Ketut Laba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

13 April 2026 - 00:12 WIB

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

XLSMART Hadirkan Kecepatan Sampai 500 Mbps Instant Roaming di 75 Negara

6 April 2026 - 00:02 WIB

XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026

3 April 2026 - 02:24 WIB

Samsung Dukung Konser Tur Dunia Boyband Korea BTS

31 Maret 2026 - 00:01 WIB

Samsung Memperkenalkan Teknologi Gaming 3D Tanpa Kacamata dan HDR10+ di GDC 2026

16 Maret 2026 - 02:18 WIB

Trending di Tekno