Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

Bisnis

Jogja Food & Beverage Expo 2025 Dongkrak Sektor Pariwisata

badge-check


					Jogja Food & Beverage Expo 2025 Dongkrak Sektor Pariwisata Perbesar

Matras News, Yogyakarta – Jogja Food & Beverage Expo 2025 bakal diselenggarakan bersamaan dengan Jogja Pack & Process Expo, Jogja All Tea Expo, dan Jogja Print Expo 2025.

Keempat pameran industri ini akan berlangsung pada tanggal 21 – 24 Mei 2025 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, dan menandai ekspansi perdana Krista Exhibitions di kota Yogyakarta.

Jogja Food & Beverage Expo dan Jogja Pack & Process Expo 2025 akan menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri untuk menampilkan inovasi dan tren terkini di sektor makanan, minuman, dan kemasan.

Dirancang sebagai platform terpadu, pameran ini mempertemukan seluruh rantai nilai industri mulai dari produsen bahan baku, pelaku pengolahan dan pengemasan, hingga distributor dan UMKM dengan pembeli potensial, mitra bisnis, serta investor dari dalam maupun luar negeri.

Pameran ini akan menghadirkan lebih dari 150 peserta, termasuk 40 pelaku UMKM, yang akan menampilkan beragam produk unggulan dari sektor makanan, minuman, kemasan, dan percetakan.

Diselenggarakan selama empat hari dengan target 9.000 pengunjung, pameran ini menjadi ajang yang memperlihatkan kekayaan kuliner Nusantara sekaligus inovasi global dari para produsen, importir, dan distributor yang turut berpartisipasi.

Pameran ini akan dimeriahkan oleh kompetisi memasak Bakat Boga Challenge yang diselenggarakan oleh Association of Culinary Professionals (ACP) yang menjadi ajang unjuk kreativitas 50 peserta dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian inovatif.

Selain itu, pengunjung dapat mengikuti Workshop Pastry & Bakery Culinary, serangkaian kelas praktis bersama chef profesional yang membawakan topik seperti Butter Cookies for Competition, Gelato Pastry untuk Bisnis, Chocolate Soft Cookies, Chocolate Drinks, Indonesian Travel Cake, Dubai Chocolate, Gelato in Jar, Chocolate Biscuit Sandwich, dan Chocolate for Competition.

Sementara Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza mengungkapkan, realisasi investasi sektor mamin mencapai Rp 110,57 triliun pada 2024. Pencapaian ini menandai minat investor terhadap industri mamin dalam negeri.

Yogyakarta telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner yang kaya akan cita rasa dan tradisi. Seiring waktu, kuliner Yogyakarta terus berkembang, menggabungkan unsur tradisional dengan inovasi modern yang menjadikannya semakin menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dari sisi ekonomi, perkembangan kuliner Yogyakarta juga membawa dampak positif. Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang untuk menikmati kuliner khas turut membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Dengan kombinasi antara pelestarian tradisi dan inovasi, kuliner Yogyakarta terus berkembang dan semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia.

Keunikan dan kreativitas dalam industri ini tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai kota budaya dan destinasi wisata kuliner, Yogyakarta memiliki potensi besar dalam industri makanan dan minuman.

Dengan menghadirkan pelaku industri dari berbagai negara, pameran ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal serta membuka peluang ekspor lebih luas.

Baca Lainnya

Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat

14 Mei 2026 - 01:31 WIB

Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan

14 Mei 2026 - 01:23 WIB

Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional

14 Mei 2026 - 00:39 WIB

PT Puradelta Lestari Targetkan Pra penjualan Rp2,08 Triliun di 2026

12 Mei 2026 - 00:07 WIB

Edamame Premium Siswa SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor

11 Mei 2026 - 00:10 WIB

Trending di Bisnis