Kolaborasi ini menargetkan lahirnya 5.000 pemuda terlatih kepemimpinan dan 168 duta inovasi dari seluruh Indonesia menjelang peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda.
MATRASNEWS, JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menandatangani Nota Kesepakatan penguatan generasi muda di Balairung Balai Kota, Senin (13/7). Menteri Erick Thohir dan Gubernur Pramono Anung sepakat menggulirkan dua program strategis: Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026.
Kesepakatan ini bukan sekadar seremoni. Menpora Erick Thohir menegaskan, ini adalah fondasi jangka panjang untuk daya saing pemuda hingga seratus tahun ke depan. “Masa depan Indonesia berada di tangan mereka. Kami membangun karakter, pola pikir, dan daya saing,” ujarnya dalam sambutan.

Berbeda dengan program pelatihan kepemimpinan pada umumnya, Wirasena Youth Camp menerapkan kurikulum yang disusun para pakar, bukan paket standar. Kegiatan ini akan mengumpulkan 5.000 pemuda perwakilan dari 38 provinsi pada 21–31 Oktober 2026 di kawasan Taman Ismail Marzuki. Sementara Indonesia Youth Summit menyaring 168 pemuda terpilih sebagai duta gagasan dari seluruh daerah.
Jakarta sebagai Pusat Pembinaan Pemuda Nasional
Gubernur Pramono Anung menyambut kepercayaan ini sebagai pengakuan atas ekosistem pembinaan pemuda di ibu kota. “Program ini sejalan dengan upaya kami melalui KJP Plus dan beasiswa,” katanya. Pemprov DKI juga menyediakan lokasi pendukung di sejumlah titik strategis Jakarta untuk mendukung rangkaian kegiatan.












Komentar ditutup.