Rapat Panja di Parlemen menyoroti kesenjangan pembiayaan yang dinilai dapat memperlebar jurang ekonomi. Saleh Daulay menyoroti sistem yang dinilai hanya menguntungkan konglomerat.
MATRASNEWS, JAKARTA – Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menegaskan bahwa target Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai apabila pemerintah menghadirkan pemerataan akses pembiayaan bagi seluruh pelaku usaha. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi inklusif harus dibangun dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk UMKM yang membutuhkan dukungan modal.
“Saya ingatkan, jangan sampai permodalan yang diselenggarakan negara hanya dinikmati pelaku usaha yang selama ini sering mendapat modal besar. Sementara pelaku usaha yang membutuhkan justru tidak pernah mendapatkan dan semakin sulit memperoleh modal,” ujar Saleh dalam rapat Panja Akses Pembiayaan dan Permodalan bersama Kementerian UMKM di Kompleks Parlemen, Senin (13/7).

Saleh mengingatkan bahwa ketimpangan akses pembiayaan berpotensi memperlebar kesenjangan ekonomi. Ia menekankan bahwa kebijakan permodalan harus diarahkan untuk menciptakan pemerataan dan meningkatkan kesejahteraan, bukan menambah deret panjang ketimpangan.












Komentar ditutup.