Menu

Mode Gelap
Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global Kota Bekasi Kebut Pembentukan Kampung Siaga Bencana 60 Ribu Calon Mahasiswa Baru Tidak Daftar Ulang

Bisnis

Kenalkan Kopi Khas Nusantara di Den Haag Belanda

badge-check

Kenalkan Kopi Khas Nusantara di Den Haag Belanda Perbesar

Matrasnews.com – Perwakilan perdagangan di berbagai penjuru dunia terus terjadi. Atase Perdagangan Indonesia di Den Haag melirik produk kopi sebagai sasaran promosi ke pasar Belanda dan Eropa. Atdag mempromosikan 36 varietas kopi khas produk 22 petani dari berbagai daerah di Indonesia dalam gelaran Indonesia Coffee Cupping (ICC) 2021, Kamis (2/9) di Den Haag, Belanda.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama KBRI Den Haag dengan petani Indonesia, Coffee Cupping International, Diplomat TV, Astra International, CSA Logistics, dan Hotel Marriott. Hadir dalam acara tersebut, pemangku kepentingan kopi seperti buyers dan importir kopi di Belanda, barista, cuppers, vlogger kopi, serta media.

Baca Juga : Resep A Cofee Story Mendukung kelompok Petani Kopi, Menuju Kopi Indonesia Mendunia

Duta Besar RI untuk Belanda Mayerfas menyampaikan, kegiatan ini merupakan wadah bagi para petani kopi Indonesia bertemu dengan importir dan roasters di Belanda. Kegiatan ini juga empromosikan kopi Indonesia kepada konsumen Belanda dan Eropa.

“Walaupun Covid-19 membatasi pergerakan dan aktivitas perdagangan, kita tidak boleh berhenti untuk mempertemukan dan mempromosikan produsen kopi Indonesia dengan calon pembeli dari Belanda. Melalui ICC 2021, para petani dapat berinteraksi langsung dengan buyers, roasters, dan peserta lainnya meskipun secara virtual,” ujar Mayerfas.

Sementara Atdag di Den Haag Sabbat Christian Jannes mengungkapkan, kopi Indonesia memiliki potensi yang besar di pasar Belanda dan Eropa. Belanda, dengan penduduk sekitar 17 juta jiwa, merupakan salah satu negara konsumen kopi yang cukup besar. Pada 2020, sebagian besar peminum kopi di Belanda mengonsumsi 4 sampai 6 cangkir kopi per hari. “Kopi merupakan salah satu komoditas penting Indonesia yang diekspor ke Belanda dan Eropa.

Meski ada pandemi, ekspor kopi kita ke Belanda masih terus meningkat. Buyers kopi skala besar seperti Daarnhouwer, Starbucks, Douwe Egberts, dan banyak lainnya telah mengambil biji kopi
dari Indonesia,” kata Sabbat.

Pada 2020, ekspor kopi Indonesia ke Belanda mencapai USD 5,6 juta, dengan kenaikan sekitar 23,4 persen setiap tahunnya selama 5 tahun terakhir. Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke4 di dunia. Pada 2020 produksi kopi Indonesia diperkirakan mencapai 754 ribu ton, naik 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 660 ribu ton.

Baca Juga : Kontes Masterclass Ikan vs Kopi Disambut Antusias UMKM

Pada ICC 2021, KBRI Den Haag memfasilitasi petani kopi Indonesia untuk mendapatkan sertifikat cupping. Dalam proses sertifikasi, kopi petani Indonesia yang baru dipanen dikirim dan diuji kualitasnya di laboratorium.

“Berdasarkan hasil uji tersebut, kami memberikan sertifikat cupping yang dapat digunakan petani untuk mempromosikan kopi mereka ke pembeli internasional. Sertifikat tersebut diharapkan akan meningkatkan nilai jual kopi Indonesia di Belanda dan Eropa,” terang Sabbat.

Dikatakan Sabbat, beberapa buyers seperti Daarnhouwer dan Four Trade BV telah menyampaikan minatnya untuk membeli kopi Indonesia. Daarnhouwer merupakan salah satu pembeli kopi utama dari Indonesia. Kebutuhannya setiap bulan mencapai 20 kontainer. Sementara Four Trade BV saat ini sedang mencari kopi robusta sebanyak 10 kontainer dari Indonesia.

“KBRI Den Haag akan menindaklanjuti minat buyers yang hadir dalam acara ICC 2021 dan buyers potensial lainnya yang berhalangan hadir pada saat acara dengan mengirimkan sampel dari
petani sehingga dapat dilakukan penjajakan dan pengujian lebih lanjut,” ucap Sabbat.

Sabbat menambahkan, ICC 2021 juga menjadi ajang untuk menyosialisasikan sekaligus mengundang peserta untuk mengikuti pameran Trade Expo Indonesia ke-36 secara virtual yang akan berlangsung pada 21 Oktober 2021—4 November 2021. “Pada pameran tersebut, para peserta dapat bertemu dengan produsen dan pemasok kopi dari Indonesia secara virtual,” pungkasnya.

(*) Matrasnews.com

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS

18 Juli 2026 - 12:02 WIB

Pelabuhan Patimban Buka Babak Baru sebagai Gerbang Logistik Global

17 Juli 2026 - 07:16 WIB

Beras Organik Jatiluwih dari Warisan Alam

13 Juli 2026 - 00:07 WIB

Beras Organik Jatiluwih dari Warisan Alam

Pojok Warung Dablong Buka Cabang Kedua di Transera Waterpark

10 Juli 2026 - 16:38 WIB

Pelita Air Bawa Semangat Harapan Lewat Musikal Senja Teduh Pelita

10 Juli 2026 - 12:53 WIB

Trending di Bisnis