Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Bekasi Minta HILLSI Perkuat Pelatihan Link and Match Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Lingkungan Nyaman Kadin Kota Bekasi Resmi Gelar Mukota VI 5 Fakta Krisis Air Bersih di Timor Tengah Selatan Pendapatan Samsat Bekasi Sentuh Rp7,18 Miliar, Didominasi PKB dan BBNKB Perkuat Sinergi, Ditjen Hubla dan Pelindo Teken Dua Perjanjian Konsesi

Info Akademia

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah Anak Warnai Hari Pertama Ajaran Baru 2025/2026

badge-check


					Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah Anak Warnai Hari Pertama Ajaran Baru 2025/2026 Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Suasana haru dan tawa menyambut ribuan murid baru di gerbang sekolah se-Indonesia pada pekan pertama tahun ajaran 2025/2026.

Hari pertama sekolah diwarnai sambutan hangat guru dengan senyum dan pelukan, menggantikan kesan kaku baris-berbaris atau tugas berat. Ini adalah wujud implementasi Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah (MPLS Ramah) berdasarkan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025.

MPLS Ramah menjadi transformasi pendidikan yang menempatkan murid sebagai insan pembelajar utuh. Tak sekadar pengenalan fasilitas sekolah, program ini fokus pada penguatan karakter, inklusivitas, dan kenyamanan anak.

“Kami ingin anak datang dengan senang hati, bukan tekanan. MPLS Ramah adalah sambutan penuh cinta,” ujar Siti Rahayu, guru SDN Tugu Utara, Jakarta.

Kegiatan berbasis kebahagiaan selama lima hari, siswa diajak, Pertemuan pagi ceria dengan permainan kolaboratif, Pengenalan nilai budaya sekolah melalui dongeng dan simulasi, Edukasi literasi digital dan hidup sehat berbasis cerita. Observasi guru untuk identifikasi kebutuhan belajar individu.

Kegiatan dilaksanakan tanpa perpeloncoan, atribut aneh, atau pungutan biaya, dengan prinsip partisipasi aktif orang tua. Untuk sekolah berasrama, masa pengenalan bisa diperpanjang guna adaptasi optimal.

Kementerian Pendidikan menginstruksikan dinas pendidikan di seluruh daerah memantau pelaksanaan MPLS Ramah. Tujuannya, memastikan pengalaman belajar pertama anak berlangsung aman, inklusif, dan menyenangkan.

“Sekolah harus jadi rumah kedua yang membahagiakan,” tegas Plt. Dirjen Pendidikan Dasar Kemdikdasmen dalam rilis resmi.

Dengan MPLS Ramah, langkah pertama anak di dunia pendidikan tak lagi dihantui ketakutan, melainkan dibingkai kebersamaan dan semangat belajar yang mengakar kuat.

Baca Lainnya

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Matematika Paris

6 Mei 2026 - 00:04 WIB

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Mutiara Faiza Siswi MAN Insan Cendekia Tembus 7 Kampus Dunia, Dapat Beasiswa 80 Persen ke Jepang

14 April 2026 - 00:01 WIB

Trending di Info Akademia