Menu

Breaking News

Sport

Mengapa Banyak Pemain Belanda Keturunan Maluku?

badge-check

Foto: Giovanni van Bronckhorst bintang lapangan hijau yang membela Timnas Belanda Perbesar

Foto: Giovanni van Bronckhorst bintang lapangan hijau yang membela Timnas Belanda

Matras News – Jika Anda penggemar sepak bola Eropa, mungkin pernah mendengar nama-nama seperti Giovanni van Bronckhorst, Denzel Dumfries, atau Marco van Ginkel. Mereka adalah bintang lapangan hijau yang membela Timnas Belanda, namun punya satu kesamaan darah keturunan Maluku mengalir dalam diri mereka.

Lantas, mengapa begitu banyak pemain sepak bola Belanda yang merupakan keturunan Maluku? Jawabannya terletak pada sejarah diaspora yang panjang, identitas komunitas yang kuat, dan warisan olahraga yang diwariskan turun-temurun.

Pasca kemerdekaan Indonesia, ribuan tentara dan keluarga KNIL (Koninklijk Nederlands-Indisch Leger/Tentara Kerajaan Hindia Belanda) asal Maluku dipindahkan ke Belanda pada 1951. Mereka dijanjikan akan dikembalikan ke Republik Maluku Selatan (RMS) yang diimpikan, namun kenyataannya, mereka menetap di Belanda dan membentuk komunitas tersendiri.

Keluarga Maluku di Belanda sangat erat dan memegang budaya mereka dengan kuat, termasuk semangat juang yang tinggi.

Sepak Bola sebagai Jalan Integrasi

Di Belanda, sepak bola menjadi salah satu cara bagi generasi muda Maluku untuk berintegrasi. Klub-klub amatir seperti VV Maluku dan Quick ’28 (yang banyak diisi keturunan Maluku) menjadi wadah awal bagi bakat-bakat muda.

Sepak bola adalah bahasa universal, itu cara menunjukkan bahwa kami bisa sukses di Belanda meski punya latar belakang berbeda.

Warisan Genetik dan Mental Juang

Banyak pengamat sepak bola menyebut bahwa fisik atletis dan mental pantang menyerah pemain Maluku-Belanda merupakan warisan dari budaya keprajuritan KNIL.

Lihat Denzel Dumfries, fisiknya kuat, cepat, dan punya mental tempur. Itu ciri khas Maluku.

Generasi Baru yang Terus Bermunculan

Kini, semakin banyak pemain muda keturunan Maluku yang bersinar di Eropa, seperti Elayis Tavsan (NEC Nijmegen) dan Ivenzo Comvalius (pemain muda AZ Alkmaar). Mereka membuktikan bahwa warisan sepak bola Maluku-Belanda masih terus berlanjut.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ganesha ITB Cup 2026: Ajang Kompetisi dan Penguatan Jejaring Alumni

24 Agu 2026 - 19:20 WIB

Ganesha ITB Cup 2026: Ajang Kompetisi dan Penguatan Jejaring Alumni

Minim Sosialisasi, Warga Kota Bekasi Tak Tahu Ada PORPROV

14 Agu 2026 - 12:11 WIB

Minim Sosialisasi, Warga Kota Bekasi Tak Tahu Ada PORPROV

5 Persiapan Wajib Sebelum Menjajal Tren Hyrox

3 Agu 2026 - 09:42 WIB

5 Persiapan Wajib Sebelum Menjajal Tren Hyrox

Indonesia Amankan Juara 3 SEA V Cup 2026, Taklukkan Kamboja di Depan Publik Sendiri

29 Jul 2026 - 01:44 WIB

Indonesia Amankan Juara 3 SEA V Cup 2026, Taklukkan Kamboja di Depan Publik Sendiri

CDM Meeting Porprov Jabar XV Digelar di Bogor

29 Jul 2026 - 01:13 WIB

CDM Meeting Porprov Jabar XV Digelar di Bogor
Trending di Sport