Menu

Mode Gelap
Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi IFBEX 2026 Hadir di Bekasi, Dorong Peluang Usaha Franchise dan Kemitraan Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

Info Akademia

Plt Kadisdik Kota Bekasi Angkat Bicara Terkait SD Negeri Yang di Merger

badge-check

Plt Kadisdik Kota Bekasi Angkat Bicara Terkait SD Negeri Yang di Merger Perbesar

MatrasNews, Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa merger yang dilakukan di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bekasi harus melihat kepada kebutuhan sekolah itu sendiri.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Alex mengatakan, bahwa pihaknya dengan sejumlah dinas terkait dan Pemkot Bekasi, sampai saat ini masih terus melakukan kajian terhadap merger di tingkat SD negeri tersebut.

“Masih terus kami lakukan kajian terkait mergernya,” jelas Alex singkat, Kamis 24/7/2025.

Lanjut Alex menjelaskan, ada beberapa latar belakang merger tersebut dilakukan, seperti mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas pendidikan dan lainnya.

“Merger yang dilakukan tidak serta merta langsung dilakukan, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian juga,” tuturnya.

Saat ini, Disdik Kota Bekasi memang masih melakukan sejumlah kajian terhadap beberapa sekolah yang kemungkinan besar akan di merger dan dilaksanakan sesegera mungkin.

“Kajian masih terus kami lakukan dan secara bertahap akan diputuskan, mengingat beberapa hal tadi,” ungkapnya.

Menanggapi merger sekolah di tingkat SD negeri, Ketua PGRI Kota Bekasi, H. Supyanto mengatakan, untuk proses merger sekolah sendiri, terutama di tingkat SD negeri, harus memperhatikan beberapa aspek, mulai dari aspek pemerataan guru hingga pengoptimalam jumlah guru yang ada, meningkatkan efektivitas jam belajar, menghindari kekurangan fasilitas hingga kepada meningkatkan kualitas belajar di sekolah itu sendiri.

“Yang perlu diingat adalah, merger yang dilakukan harus meningkatkan kualitas belajar siswa dan pemerataan guru, agar guru yang ada bisa dioptimalkan keberadaannya,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

60 Ribu Calon Mahasiswa Baru Tidak Daftar Ulang

17 Juli 2026 - 07:41 WIB

Manusia di Zaman Edan: The Lead Institute Paramadina Bahas Kritik Herbert Marcuse dan Cak Nur

9 Juli 2026 - 00:09 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN “Menindas” PTS

9 Juli 2026 - 00:08 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN "Menindas" PTS

Misteri Kuota SMPN 1 Sukaraja Bogor: 33 Siswa Gugur, Data Ditutup Rapat, Disdik Bungkam

9 Juli 2026 - 00:05 WIB

Revisi UU Sisdiknas, Wajib Belajar 13 Tahun dan Penguatan Anggaran Pendidikan

9 Juli 2026 - 00:03 WIB

Trending di Info Akademia