Menu

Mode Gelap
Kadin Kota Bekasi Resmi Gelar Mukota VI 5 Fakta Krisis Air Bersih di Timor Tengah Selatan Pendapatan Samsat Bekasi Sentuh Rp7,18 Miliar, Didominasi PKB dan BBNKB Perkuat Sinergi, Ditjen Hubla dan Pelindo Teken Dua Perjanjian Konsesi Bersih-Bersih Reklame Ilegal: Kasat Pol PP Nesan Sujana Tabuh Genderang Penertiban Libur Panjang, Archipelago Hotels Siapkan Promo “Time Out, Relax” Diskon 40%

Info Akademia

Plt Kadisdik Kota Bekasi Angkat Bicara Terkait SD Negeri Yang di Merger

badge-check


					Plt Kadisdik Kota Bekasi Angkat Bicara Terkait SD Negeri Yang di Merger Perbesar

MatrasNews, Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa merger yang dilakukan di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bekasi harus melihat kepada kebutuhan sekolah itu sendiri.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Alex mengatakan, bahwa pihaknya dengan sejumlah dinas terkait dan Pemkot Bekasi, sampai saat ini masih terus melakukan kajian terhadap merger di tingkat SD negeri tersebut.

“Masih terus kami lakukan kajian terkait mergernya,” jelas Alex singkat, Kamis 24/7/2025.

Lanjut Alex menjelaskan, ada beberapa latar belakang merger tersebut dilakukan, seperti mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas pendidikan dan lainnya.

“Merger yang dilakukan tidak serta merta langsung dilakukan, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian juga,” tuturnya.

Saat ini, Disdik Kota Bekasi memang masih melakukan sejumlah kajian terhadap beberapa sekolah yang kemungkinan besar akan di merger dan dilaksanakan sesegera mungkin.

“Kajian masih terus kami lakukan dan secara bertahap akan diputuskan, mengingat beberapa hal tadi,” ungkapnya.

Menanggapi merger sekolah di tingkat SD negeri, Ketua PGRI Kota Bekasi, H. Supyanto mengatakan, untuk proses merger sekolah sendiri, terutama di tingkat SD negeri, harus memperhatikan beberapa aspek, mulai dari aspek pemerataan guru hingga pengoptimalam jumlah guru yang ada, meningkatkan efektivitas jam belajar, menghindari kekurangan fasilitas hingga kepada meningkatkan kualitas belajar di sekolah itu sendiri.

“Yang perlu diingat adalah, merger yang dilakukan harus meningkatkan kualitas belajar siswa dan pemerataan guru, agar guru yang ada bisa dioptimalkan keberadaannya,” tegasnya.

Baca Lainnya

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Matematika Paris

6 Mei 2026 - 00:04 WIB

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Mutiara Faiza Siswi MAN Insan Cendekia Tembus 7 Kampus Dunia, Dapat Beasiswa 80 Persen ke Jepang

14 April 2026 - 00:01 WIB

Trending di Info Akademia