MatrasNews, Cikarang – President University (Presuniv) mencatatkan diri sebagai perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data platform IzinBelajar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dari total 5.628 mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia, sebanyak 439 orang terdaftar di Presuniv.
Salah satu kunci utama yang membuat Presuniv menjadi destinasi favorit mahasiswa internasional adalah kebijakan penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sejak berdiri pada 2002. Hal ini menciptakan lingkungan akademik yang mendorong interaksi multikultural sekaligus mempermudah adaptasi mahasiswa asing.
Rektor President University, Handa Abidin, mengatakan bahwa kampusnya berkomitmen memperkuat nuansa internasional untuk menjamin mutu pendidikan yang setara dengan universitas top dunia.

“Mahasiswa asing di Presuniv saat ini berasal dari 23 negara, termasuk China, Jepang, Kazakhstan, Palestina, dan Vietnam. Tahun ini, ada tambahan mahasiswa dari 13 negara lain, dan beberapa akan menyusul,” ujar Handa. Jika digabung dengan alumni, mahasiswa asing Presuniv telah mencakup 32 negara.
Program unggulan untuk pengalaman global serta memperkaya wawasan mahasiswa, Presuniv menggelar program seperti, President University Ambassador Lecture (PUAL), menghadirkan duta besar dan pejabat organisasi internasional. Global Talks, forum diskusi dengan praktisi global untuk membahas isu internasional.
Program ini dirancang untuk membangun perspektif global, meningkatkan soft skills, serta memperkuat jejaring internasional.
Interaksi multikultural sebagai nilai tambah. Selain akademik, Presuniv menekankan interaksi harian di lingkungan kampus multikultural sebagai bagian dari pengembangan kompetensi non-akademik, seperti, Kepemimpinan, Kolaborasi tim serta Sensitivitas antarbudaya
“Ini adalah persiapan penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif,” tegas Handa.
Mahasiswa internasional di Presuniv saat ini menempuh pendidikan di tujuh fakultas, meliputi, 20 program sarjana, 1 program profesi, 3 program magister.
“Inilah keunggulan Presuniv yang sulit disaingi perguruan tinggi lain di Indonesia,” pungkas Handa.
Dengan metode pembelajaran berbasis global dan lingkungan kampus yang inklusif, President University terus memperkuat posisinya sebagai kampus internasional terdepan di Indonesia.












