Matras News, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berencana untuk menurunkan harga tiket transportasi umum laut, udara, dan kereta api.
Hal tersebut berimbas penurunan jumlah penumpang di hampir seluruh moda angkutan umum secara bulanan menurut Badan Pusat Statistik.
BPS mendata, jumlah penumpang angkutan domestik kereta api susut 4,934 secara bulanan menjadi 5,21 juta orang.

Penyusutan tersebut diikuti angkutan laut domestik sebesar 6,846 menjadi 1,71 juta orang dan angkutan udara domestik hingga 12,584 menjadi 31,32 juta orang.
“Mungkin berkaitan dengan harga tiket yang akan kami bahas. Bagaimana tiket-tiket ini bisa kami lebih buat lebih terjangkau bagi masyarakat,” katanya dalam konferensi pers di kantornya.
Baca Juga : Festival Jajanan Bango 2023 Siap Bangkitkan Kuliner Nusantara
Sandiaga Uno menemukan permintaan transportasi umum selalu meningkat saat ada promo.
Untuk diketahui, beberapa bank, maskapai, dan agen perjalanan menyelenggarakan Travel Fair dan menerbitkan promo per Agustus 2023 lalu.
Beberapa pihak yang menerbitkan promo pada Agustus 2023 adalah Air Asia dan Bank Mega. Pada bulan yang sama, BPS mendata peningkatan angkutan udara internasional secara bulanan mencapai 13,4% menjadi 1,5 juta orang.
Di samping itu, Sandiaga mengamati ada kenaikan perjalanan menggunakan angkutan darat dari pameran Hub Space X KAI Expo 2023. “Kalau dilihat antreannya ke pameran itu dari jam lima pagi,” ujarnya.
Sandiaga mengakui pihaknya belum mengkaji dampak komersialisasi Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh kepada kunjungan wisatawan di Jakarta dan Bandung.
Sandiaga optimistis Whoosh akan menjadi daya tarik tersendiri. Sandiaga menjelaskan hal tersebut dinilai dari uji coba Whoosh yang menunjukkan perjalanan yang cepat dan nyaman. “Jadi, naik keretanya tersendiri sudah jadi wisata sendiri,” katanya.















Komentar ditutup.