Menu

Mode Gelap
Mantan Menpora Era Soeharto, H. Abdul Ghofur, Dimakamkan Secara Militer UOB Plaza Raih Sertifikat GREENSHIP Existing Building Peringkat Gold Sailun Group Resmi Beroperasi di Indonesia, Investasi Rp4 Triliun untuk Pabrik Ban di Demak Nikmati Golden Ramadan Retreat 2026 di Golden Boutique Hotel Kemayoran Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Destinasi Wisata Religi di Yogyakarta Material Baja Jadi Kunci Arsitektur Ramah Gempa dan Masa Depan ASEAN 

Info Akademia

Sekolah Garuda Pelengkap Sekolah Rakyat, Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045


					Sekolah Garuda Pelengkap Sekolah Rakyat, Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Sainsdikti) Stella Christie menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Garuda, sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, berfungsi sebagai pelengkap dari program Sekolah Rakyat.

“Sekolah Garuda melengkapi Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi masyarakat dari desil miskin hingga miskin ekstrem. Sekolah Garuda berkomitmen memberikan akses kepada siswa paling berprestasi dari kalangan manapun, termasuk dari keluarga miskin,” jelas Stella dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Sekolah Garuda dirancang sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas modern untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing secara global dan diterima di perguruan tinggi ternama. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan SDM berkualitas dan memutus rantai kemiskinan menuju Indonesia Emas 2045.

Majalah Matras scaled

Wamen Stella memaparkan, Sekolah Garuda menerima siswa berprestasi dari semua latar belakang ekonomi. Skema pembiayaannya terdiri dari 80% siswa penerima beasiswa penuh dari pemerintah dan 20% siswa dari keluarga mampu yang membayar penuh. “Siswa berprestasi dari Sekolah Rakyat juga sangat mungkin melanjutkan ke SMA di Sekolah Garuda jika memenuhi kriteria,” tambahnya.

Terdapat dua jenis Sekolah Garuda: baru dan transformasi. Untuk tahap awal, Kemendikbudristek telah menyiapkan empat Sekolah Garuda baru di NTT, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara, yang ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Sementara itu, saat ini sudah ada 12 sekolah yang berstatus Sekolah Garuda transformasi.

Perbedaan utama Sekolah Garuda dengan SMA biasa tidak terletak pada kurikulum, tetapi pada pendekatan pembelajarannya yang berlandaskan tiga pilar: pemerataan akses, inkubator pemimpin bangsa, serta prestasi akademik dan pengabdian masyarakat. “Pengabdian kepada masyarakat akan menjadi bagian yang sangat menonjol dalam ekosistem Sekolah Garuda,” pungkas Stella Christie.

 

 

Baca Lainnya

Pemerintah Perbanyak Masa Studi SMK 4 Tahun Tingkatkan Kesiapan Kerja Lulusan

15 Januari 2026 - 01:09 WIB

Pemerintah Perbanyak Masa Studi SMK 4 Tahun Tingkatkan Kesiapan Kerja Lulusan

Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Aneka Menu Spesial Sambut Tahun Baru 2026

14 Januari 2026 - 02:05 WIB

Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Aneka Menu Spesial Sambut Tahun Baru 2026

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sekjen PGRI Berharap Gaji Guru Dinaikan

14 Januari 2026 - 01:51 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sekjen PGRI Kota Bekasi Berharap Gaji Guru Dinaikan

Menilik Jurusan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jelang Pendaftaran SNBP 2026

14 Januari 2026 - 01:41 WIB

Menilik Jurusan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jelang Pendaftaran SNBP 2026

IFP Dukung Inovasi Guru di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, Teknologi Perkuat Pembelajaran

13 Januari 2026 - 01:02 WIB

SMK Muhammadiyah 1 Pandaan
Trending di Info Akademia
error: Matras News
Golden Boutique Hotel Kemayoran