Menu

Mode Gelap
Gubernur DKI Jakarta Pramono Canangkan Gerakan Pilah Sampah Bukit Batu Semar Majalengka yang Menjadi Rekomendasi Liburan Anda Rekomendasi Destinasi Wisata di Indonesia Mengenal Tempat Wisata Unik di Indonesia Hotel di Jakarta Barat Jadi Sarang Narkoba, Ini Kata Bareskrim Polri Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Dua Acara Menarik di Mei 2026

Info Akademia

Sekolah Rakyat Tahap Pertama Siap Beroperasi 14 Juli


					Sekolah Rakyat Tahap Pertama Siap Beroperasi 14 Juli Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan seluruh komponen pelaksanaan Sekolah Rakyat tahap pertama telah siap, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga kurikulum. Hal ini disampaikannya usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI pada Senin 7 Juli 2025.

“Proses seleksi siswa, guru, dan tenaga kependidikan sudah rampung. Semua sudah siap,” tegas Gus Ipul dalam keterangan resminya.

Gus Ipul menjelaskan, siswa yang terpilih berasal dari desil satu dan dua dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yaitu keluarga tidak mampu, miskin, dan miskin ekstrem.

“Proses rekrutmen berbasis DTSEN, lalu diverifikasi melalui survei rumah oleh pendamping Kemensos bersama Disdik, Dinsos, dan BPS setempat. Jika data valid, siswa bisa mengikuti proses belajar,” paparnya.

Para guru, tenaga kependidikan, dan kepala sekolah telah direkrut melalui mekanisme Satuan Tugas (Satgas) yang diketuai Kemendikdasmen.

“Mereka sudah mendapat pembekalan dan siap menjalankan tugas. Guru juga telah ditetapkan oleh BKN setelah melalui proses panjang,” ujar Gus Ipul.

Kurikulum Sekolah Rakyat disusun oleh Satgas Kemendikdasmen dengan pendekatan unik: tidak ada tes akademik, melainkan talent mapping untuk menilai kesiapan fisik, mental, dan akademik siswa.

“Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, menggabungkan sekolah formal dengan pendidikan karakter,” jelasnya.

Gus Ipul mengonfirmasi, 100 lokasi Sekolah Rakyat akan mulai berfungsi pada 14 Juli 2025.

“Insyaallah, tahap pertama ini akan berjalan lancar sebagai langkah awal pemerataan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu,” tandasnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat prasejahtera.

Baca Lainnya

Buku The Pancasila Market Economy Diluncurkan

13 Mei 2026 - 00:23 WIB

9 Mahasiswa Hamzanwadi Magang di Perusahaan Hotel Raksasa Jepang

12 Mei 2026 - 00:05 WIB

PIER Universitas Paramadina dan KAS Latih 30 Guru Demokrasi

8 Mei 2026 - 11:31 WIB

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Matematika Paris

6 Mei 2026 - 00:04 WIB

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Trending di Info Akademia