Menu

Mode Gelap
Garut Menduduki Peringkat Pertama Daerah dengan Janda Muda Terbanyak XLSMART for BUSINESS Mendukung Transformasi Digital Lions Club Indonesia Dukung Atlet Difabel Lewat Konvensi ke-50 Kuasa Hukum Susana Tindaklanjuti Kasus ke Polda Metro dan Ombudsman 17 Pendaki Dievakuasi, 3 Masih Hilang Akibat Erupsi Gunung Dukono DPC HILLSI Kota Bekasi Dilantik, Target Gaet 147 LPK

Info Akademia

Siswi SMP Islam Al-Hamidiyah, Raih Penghargaan Best Position Paper di AYIMUN Kuala Lumpur

badge-check


					Siswi SMP Islam Al-Hamidiyah, Raih Penghargaan Best Position Paper di AYIMUN Kuala Lumpur Perbesar

Matras News, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Indonesia di kancah internasional. Rifda Aiko Syifarani, siswi SMP Islam Al-Hamidiyah, berhasil meraih penghargaan Best Position Paper dalam Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) 16, yang diselenggarakan pada 17-20 Januari 2025 di Berjaya Times Square Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

Rifda berpartisipasi dalam council UNESCO Chamber 2 sebagai delegasi dari Swedia, dengan mengangkat tema “Eliminating Racial and Gender Discrimination”.

Dalam forum ini, Rifda bersama delegasi dari negara lainnya membahas upaya menghapus diskriminasi berbasis ras dan gender, yang masih menjadi tantangan global hingga saat ini.

Rifda tidak hanya menunjukkan pemahaman mendalam terhadap isu sensitif ini, tapi juga mampu memberikan argumen yang kuat dalam position paper-nya.

Maka tidak heran jia dirinya berhasil meraih penghargaan bergengsi di konferensi yang diikuti oleh 1.000 peserta dari 38 negara tersebut.

Keberhasilan Rifda semakin luar biasa karena ia merupakan satu-satunya perwakilan dari SMP Islam Al-Hamidiyah di ajang ini.

Meskipun berangkat sendiri tanpa teman sekolah yang turut serta, Rifda membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang, pelajar Indonesia mampu bersaing di forum internasional.

Muhammad Fahrizal, Presiden International Global Network, selaku penyelenggara AYIMUN 16, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pencapaian Rifda.

“Walaupun jadi satu-satunya perwakilan dari sekolahnya, Rifda tetap berhasil memberikan yang terbaik di acara ini.

Kemampuan untuk meng-adress topik yang kompleks soal diskriminasi ras dan gender membuktikan kapasitasnya secara intelektual sekaligus kemampuan berpikir kritis dalam berkontribusi dalam diskusi global.

Saya berharap keberhasilan ini bisa menginspirasi lebih banyak siswa dari Yayasan Al-Hamidiyah untuk ikut serta dalam event Model United Nations berikutnya dan membawa nama Indonesia semakin bersinar di tingkat internasional,” ungkap Fahrizal.

Keberhasilan Rifda di AYIMUN 16 menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan wawasan global, berpikir kritis, serta memiliki keberanian dalam menyuarakan gagasan di panggung dunia.

Dengan semakin banyaknya partisipasi siswa Indonesia di ajang internasional seperti ini, diharapkan lahir generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global dengan percaya diri dan penuh dedikasi.

Baca Lainnya

PIER Universitas Paramadina dan KAS Latih 30 Guru Demokrasi

8 Mei 2026 - 11:31 WIB

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Matematika Paris

6 Mei 2026 - 00:04 WIB

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Trending di Info Akademia