Menu

Breaking News

Gaya Hidup Sehat

Super Flu H3N2 Subklad K Terdeteksi di 13 Provinsi

badge-check

Super Flu H3N2 Subklad K Terdeteksi di 13 Provinsi Perbesar


MATRASNEWS, JAKARTA — Influenza A subtipe H3N2 subklad K kembali mencuat. Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi subtipe yang populer disebut Super Flu ini telah terdeteksi di 13 provinsi. Lonjakan pasien juga terjadi di Jawa Timur seiring meningkatnya aktivitas influenza di zona transmisi Asia Tenggara.

Data Respiratory Viruses Surveillance Bulletin WHO hingga minggu epidemiologi ke-35 tahun 2026 menunjukkan tren serupa di kawasan. Pemantauan sentinel di Indonesia memperlihatkan fluktuasi positif sepanjang tahun dengan puncak pada akhir 2025 dan lonjakan kembali pada pertengahan 2026.

Anak Paling Rentan

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menaruh perhatian besar pada kelompok usia muda. DR Dr Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp H.Onk(K), Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, mengungkapkan anak usia 0–17 tahun berisiko dua kali lebih tinggi mengalami infeksi influenza simtomatik dibandingkan orang dewasa.

“Sistem imun anak masih naif, sehingga tubuh mereka belum cukup kuat untuk segera mengendalikan dampak infeksi virus,” ujarnya. Anak juga melepaskan virus dalam jumlah lebih banyak dan lebih lama, sehingga berpotensi menjadi sumber penularan di keluarga dan sekolah.

Data IDAI mencatat sekitar 5 persen anak terinfeksi influenza memerlukan rawat inap. Sebanyak 80 persen di antaranya berusia di bawah 2 tahun, dengan 50 persen berusia kurang dari 6 bulan.

Komplikasi Berat Mengintai

Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp IPT(K), dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropis IDAI, memperingatkan influenza dapat memicu komplikasi berat pada anak dengan faktor risiko. Pneumonia, eksaserbasi asma, miokarditis, hingga ensefalopati menjadi ancaman nyata.

“Diagnosis laboratoris sangat penting, terutama dengan RT-PCR yang memiliki sensitivitas dan spesifisitas tinggi serta mampu mengidentifikasi subtipe virus,” tegasnya. Terapi antivirus neuraminidase inhibitor seperti oseltamivir efektif bila diberikan dalam 48 jam pertama sejak gejala muncul.

Beban Global

Secara global, influenza diperkirakan menyebabkan 1 miliar infeksi setiap tahun. Sebanyak 3–5 juta kasus berat dan 290 ribu–650 ribu kematian terkait pernapasan terjadi. Kelompok paling berisiko meliputi anak di bawah 5 tahun, lansia, ibu hamil, individu dengan penyakit kronis, serta tenaga kesehatan dan pengasuh.

Vaksinasi Jadi Kunci

IDAI merekomendasikan vaksinasi influenza tahunan untuk semua anak mulai usia 6 bulan. Vaksin tersedia dalam bentuk inaktif (trivalen atau kuadrivalen) dan hidup intranasal untuk usia 2–49 tahun dengan kondisi sehat.

“Vaksinasi influenza harus diberikan setiap tahun karena virus influenza terus berevolusi melalui antigenic drift dan antigenic shift,” jelas Prof. Anggraini. Vaksin tahun ini dirancang mencocokkan strain yang diprediksi bersirkulasi.

Vaksin influenza mengurangi risiko infeksi hingga 40–60 persen. Vaksinasi pada anak juga melindungi anggota keluarga lain, terutama bayi di bawah 6 bulan yang belum bisa divaksinasi.

Protokol Kesehatan

Anak dapat menularkan virus sejak 24 jam sebelum gejala muncul hingga 10 hari setelahnya. Prof. Anggraini menekankan anak yang sakit harus diisolasi di rumah sampai benar-benar pulih.

Etika batuk, cuci tangan rutin, rajin minum air putih, dan penggunaan masker tetap menjadi langkah pencegahan non-farmakologis yang sangat efektif.

IDAI mengajak orangtua, guru, dan masyarakat memperkuat surveilans genomik dan akses RT-PCR. Identifikasi subtipe termasuk subklad K mendukung manajemen kasus dan komposisi vaksin mendatang.

“Lindungi anak, lindungi bangsa,” tutup Prof. Anggraini Alam.

 

Ikuti berita terkini di Google News

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

IROPIN Gandeng Pemkot Bekasi Dorong Kesehatan Mata

12 Agu 2026 - 00:36 WIB

IROPIN Gandeng Pemkot Bekasi Dorong Kesehatan Mata

83,10 Persen Pemuda Kota Bekasi Tak Merokok

9 Agu 2026 - 03:11 WIB

83,10 Persen Pemuda Kota Bekasi Tak Merokok

Kampung KB Kenanga Siap Wakili Jabar di Tingkat Nasional

30 Jul 2026 - 02:03 WIB

Kampung KB Kenanga Siap Wakili Jabar di Tingkat Nasional

RSUD Jatisampurna dan PMI Bekasi Jaring 34 Kantong Darah dari Aksi Donor

29 Jul 2026 - 08:31 WIB

RSUD Jatisampurna dan PMI Bekasi Jaring 34 Kantong Darah dari Aksi Donor

Pfizer Dorong Akses Inovasi untuk Lawan ‘Pandemi Senyap’ AMR

29 Jul 2026 - 00:13 WIB

Pfizer Dorong Akses Inovasi untuk Lawan ‘Pandemi Senyap’ AMR
Trending di Gaya Hidup Sehat