Menu

Mode Gelap
Garut Menduduki Peringkat Pertama Daerah dengan Janda Muda Terbanyak XLSMART for BUSINESS Mendukung Transformasi Digital Lions Club Indonesia Dukung Atlet Difabel Lewat Konvensi ke-50 Kuasa Hukum Susana Tindaklanjuti Kasus ke Polda Metro dan Ombudsman 17 Pendaki Dievakuasi, 3 Masih Hilang Akibat Erupsi Gunung Dukono DPC HILLSI Kota Bekasi Dilantik, Target Gaet 147 LPK

Info Akademia

Taman Safari Indonesia Perkuat Kolaborasi dalam Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

badge-check


					Taman Safari Indonesia Perkuat Kolaborasi dalam Pengelolaan Limbah Berkelanjutan Perbesar

Matras News, Bogor – Taman Safari Indonesia (TSI) kembali mempertegas komitmennya dalam bidang konservasi dan keberlanjutan lingkungan dengan menerima kunjungan dari Rektor Universitas Padjadjaran ke fasilitas Integrated Waste Management (IWM) milik TSI.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam menciptakan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah terpadu di Indonesia.

Fasilitas IWM di Taman Safari Indonesia merupakan salah satu inisiatif unggulan dalam pengelolaan limbah secara berkelanjutan.

Dalam fasilitas ini, berbagai jenis sampah dikelola dengan metode ramah lingkungan, mulai dari pemilahan sampah, pengolahan organik menjadi pupuk, hingga daur ulang sampah anorganik menjadi produk bernilai tambah.

Model ini mendukung terciptanya ekonomi sirkular yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan multiplier effect yang positif bagi masyarakat sekitar.

Dalam kunjungan ini, Rektor Universitas Padjadjaran bersama jajaran akademisi berdiskusi intensif dengan tim Taman Safari Indonesia mengenai pengembangan fasilitas IWM sebagai pusat riset bagi mahasiswa dan peneliti yang tertarik mendalami sistem pengelolaan limbah terpadu.

Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri, serta menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung untuk pengelolaan limbah yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Melalui IWM, kami berupaya menghadirkan solusi nyata bagi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.

Dengan melibatkan dunia akademik, kami yakin bahwa inovasi dalam pengelolaan limbah terpadu dapat berkembang lebih jauh, memberikan dampak positif yang luas bagi lingkungan dan masyarakat.

Ini adalah inisiatif yang berfokus pada pengurangan jejak karbon dan pemanfaatan sumber daya secara efisien,” ujar Tony Sumampau, Founder Taman Safari Indonesia Group.

Kunjungan ditutup dengan sesi tur ke fasilitas IWM, di mana para peserta dapat melihat langsung proses pengolahan limbah yang dilakukan oleh Taman Safari Indonesia.

Tur ini memberikan wawasan tentang bagaimana fasilitas ini berkontribusi dalam menciptakan ekonomi sirkular dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi ini, Taman Safari Indonesia berharap dapat terus menjadi pelopor dalam konservasi lingkungan, serta mendukung perkembangan penelitian dan inovasi dalam pengelolaan limbah di Indonesia.

Dengan adanya kerja sama yang semakin erat antara dunia pendidikan dan sektor industri ini, Taman Safari Indonesia optimis bahwa pengelolaan limbah yang berkelanjutan dapat diimplementasikan secara lebih luas di Indonesia.

TSI terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi lingkungan, serta mendukung program-program edukasi dan penelitian yang mendukung pengelolaan limbah lebih efisien dan bernilai ekonomi.

Melalui inisiatif ini, Taman Safari Indonesia tidak hanya berperan dalam konservasi alam tetapi juga turut berkontribusi dalam upaya global mengurangi dampak buruk sampah terhadap lingkungan.

Dengan melibatkan berbagai pihak, TSI berharap dapat menciptakan sistem pengelolaan limbah yang dapat diterapkan secara lebih luas di seluruh Indonesia.

Baca Lainnya

PIER Universitas Paramadina dan KAS Latih 30 Guru Demokrasi

8 Mei 2026 - 11:31 WIB

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Matematika Paris

6 Mei 2026 - 00:04 WIB

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Trending di Info Akademia