Ia menilai, kualitas pelayanan dan fasilitas di terminal harus terus ditingkatkan agar masyarakat merasa nyaman saat berada di area terminal.
Tidak hanya itu, Dirjen Aan turut mengapresiasi inovasi BPTD Kelas II Jambi dan Terminal Alam Barajo dalam memanfaatkan fasilitas melalui kerja sama penyediaan sarana olahraga. Tempat bermain biliar kini tersedia sebagai fasilitas penunjang di terminal.
Ini inovasi yang bagus dan perlu kita apresiasi selama bisa mendukung fungsi utama terminal. Harapannya dengan adanya fasilitas penunjang seperti ini nantinya masyarakat semakin tertarik berkunjung untuk naik dan turun bus di terminal, semakin banyak yang datang ke terminal dan pada akhirnya dapat menjadikan angkutan umum sebagai pilihan utama untuk bepergian,” katanya.

Aan menambahkan, optimalisasi fungsi dan peningkatan fasilitas di terminal harus berjalan bersamaan dengan komitmen pada jaminan aspek keselamatan. Pelaksanaan operasional sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang benar dan konsisten menjadi kunci, khususnya pelaksanaan inspeksi keselamatan (rampcheck).
Inspeksi itu bertujuan memastikan setiap bus yang beroperasi telah memenuhi persyaratan, baik dari aspek administratif, awak kendaraan atau pengemudi, maupun kelaikan jalan armadanya.
“Terminal juga harus mampu berperan dalam menjamin keselamatan perjalanan masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta seluruh petugas melaksanakan SOP di terminal dengan benar, terutama saat pelaksaan rampcheck bus agar setiap bus yang akan beroperasi benar-benar laik jalan demi keselamatan dan keamanan masyarakat,” pungkasnya.
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.