Menu

Mode Gelap
Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot APNI: Kepmen ESDM 144/2026 Ubah Peta Jalan Nikel Indonesia Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026 12.000 Warga Mustika Jaya Ramaikan Festival Adu Bedug PGE Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 Berkapasitas 55 MW Harga BBM Hari Ini Melonjak Rp23.900 per Liter, BBM Subsidi Aman

News

Tiga Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia


					FOTO: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hujan dengan intensitas lebat melanda sejumlah wilayah Indonesia pada awal Maret 2026 Perbesar

FOTO: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hujan dengan intensitas lebat melanda sejumlah wilayah Indonesia pada awal Maret 2026

BMKG mencatat hujan intensitas lebat antara lain Nusa Tenggara Timur 63,2 mm per hari, Jawa Tengah 77,2 mm per hari, Jawa Timur 72,5 mm per hari, Jawa Barat 53,1 mm per hari, Sumatra Barat 67,5 mm per hari, dan Jambi 57,5 mm per hari

MATRASNEWS, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hujan dengan intensitas lebat melanda sejumlah wilayah Indonesia pada awal Maret 2026. Fenomena ini dipicu dinamika atmosfer, termasuk keberadaan tiga bibit siklon tropis di selatan Indonesia yang meningkatkan potensi cuaca ekstrem.

Prakirawan BMKG Hasalika Nurjana melaporkan, beberapa wilayah mencatat curah hujan cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. “BMKG mencatat hujan intensitas lebat antara lain Nusa Tenggara Timur 63,2 mm per hari, Jawa Tengah 77,2 mm per hari, Jawa Timur 72,5 mm per hari, Jawa Barat 53,1 mm per hari, Sumatra Barat 67,5 mm per hari, dan Jambi 57,5 mm per hari,” dalam laporan prakiraan cuaca mingguan periode 6-12 Maret 2026, Jumat (6/3).

Menurut Hasalika, tingginya intensitas hujan dipengaruhi keberadaan tiga bibit siklon tropis—90S, 93S, dan 92P—di wilayah selatan Indonesia. Bibit siklon 90S berada di Samudera Hindia barat daya selatan Jawa Timur dan bergerak ke timur. Sistem ini diprediksi melemah dalam 48-72 jam ke depan, namun memicu terbentuknya low level jet serta daerah konvergensi dan konfluensi dari perairan selatan Banten hingga selatan Nusa Tenggara Barat.

Baca Lainnya

Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot

20 April 2026 - 00:58 WIB

Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026

20 April 2026 - 00:30 WIB

PGE Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 Berkapasitas 55 MW

19 April 2026 - 05:20 WIB

Harga BBM Hari Ini Melonjak Rp23.900 per Liter, BBM Subsidi Aman

18 April 2026 - 13:09 WIB

Rusia Siap Bangun Kilang & Storage Minyak di Indonesia

18 April 2026 - 01:00 WIB

Trending di News