Asta Cita dan Harapan Penyelesaian HAM
Audiensi ini menjadi momentum penguatan sinergi antara masyarakat sipil dan lembaga negara dalam membangun budaya hak asasi manusia. Para penyintas berharap semangat Asta Cita pertama Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan HAM, demokrasi, dan ideologi sebagai arah pembangunan nasional dapat diwujudkan melalui perlindungan hak-hak warga negara dan penghormatan terhadap korban.
Bagi para penyintas, penyelesaian persoalan HAM tidak cukup hanya melalui dokumentasi sejarah. Komitmen seluruh elemen bangsa, masyarakat sipil, akademisi, media, dan generasi muda diperlukan untuk memastikan nilai-nilai kemanusiaan, supremasi hukum, dan demokrasi tetap menjadi fondasi kehidupan berbangsa.
Audiensi ditutup dengan penyerahan buku Nyanyian Bawah Tanah kepada Uli Parulian Sihombing dan foto bersama sebagai simbol komitmen membuka ruang dialog serta menjaga ingatan sejarah demi masa depan HAM yang lebih baik di Indonesia. (*)
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.