MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah strategis mentransformasi tata kelola Jakarta International Stadium (JIS) dengan menjajaki kerja sama bersama San Siro Stadium, Milan, Italia.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bertemu langsung General Manager San Siro, Fabrizio Caruso, serta Business Development Michele Finucci di Milan pada Selasa (12/5).
Pertemuan ini membahas transfer pengetahuan menyeluruh, mulai dari manajemen event internasional, teknologi pembibitan rumput, hingga strategi membangun keterlibatan penggemar.
“San Siro berusia 100 tahun dan terus hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, dan hiburan. JIS punya potensi besar ke arah sana,” ujar Rano dalam keterangannya, Rabu (13/5).
Rano menegaskan, JIS tak boleh lagi sekadar venue pertandingan. Ke depan, stadion kebanggaan Jakarta itu mesti menjelma menjadi destinasi wisata olahraga, pusat ekonomi kreatif, serta ikon kota global.
PT Jakarta Propertindo selaku pengelola JIS diminta segera menindaklanjuti komunikasi ini.
Kolaborasi diharapkan mencakup optimalisasi aktivitas non-pertandingan dan pengembangan pengalaman pengunjung sepanjang tahun.
Langkah ini sekaligus merespons antusiasme pasar sepak bola Tanah Air menyusul rencana laga pramusim AC Milan kontra Chelsea FC di SUGBK pada 8 Agustus 2026.
Sementara itu, Michele Finucci menyatakan San Siro terbuka berbagi pengalaman. “Stadion modern harus dikelola sebagai ruang pengalaman publik yang bernilai sejarah, ekonomi, dan emosional,” ujarnya.











