MATRASNEWS, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan Kereta Petani dan Pedagang di lintas Merak–Rangkasbitung telah melayani 17.867 pelanggan sejak 1 Januari hingga 11 Mei 2026.
Dengan tarif hanya Rp3.000 per perjalanan (skema PSO), layanan ini membantu petani dan pedagang mendistribusikan hasil panen ke pasar secara lebih ringan dan tepat waktu.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, selisih ongkos yang hemat memungkinkan petani membawa lebih banyak komoditas seperti cabai, bawang, dan tomat dalam kondisi segar. “Saat biaya distribusi ringan, usaha tetap berjalan dan penghasilan keluarga terjaga,” ujarnya.
Kereta yang mulai beroperasi 1 Desember 2025 ini melayani 14 perjalanan pulang-pergi setiap hari dengan fasilitas pintu lebar dan ruang penyimpanan barang.
Pengguna cukup registrasi dengan KTP di stasiun. Anne menambahkan, kelancaran distribusi pangan ini berdampak langsung pada ketersediaan bahan segar di pasar tradisional.











