Menu

Mode Gelap
Garut Menduduki Peringkat Pertama Daerah dengan Janda Muda Terbanyak XLSMART for BUSINESS Mendukung Transformasi Digital Lions Club Indonesia Dukung Atlet Difabel Lewat Konvensi ke-50 Kuasa Hukum Susana Tindaklanjuti Kasus ke Polda Metro dan Ombudsman 17 Pendaki Dievakuasi, 3 Masih Hilang Akibat Erupsi Gunung Dukono DPC HILLSI Kota Bekasi Dilantik, Target Gaet 147 LPK

Info Akademia

Tunjangan Guru ASN Bakal Diterima Langsung ke Rekening Pribadi dari Pemerintah

badge-check


					Tunjangan Guru ASN Bakal Diterima Langsung ke Rekening Pribadi dari Pemerintah Perbesar

Matras News, Jakarta – Sejak tahun 2010—2024, tunjangan guru ASN Daerah ditransfer oleh Kementerian Keuangan ke rekening Pemerintah Daerah (Pemda), yaitu Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Selanjutnya, dana tunjangan tersebut ditransfer dari RKUD ke rekening guru pertriwulan.

Mulai tahun ini, Pemerintah mengupayakan mekanime baru dengan menyalurkan tunjangan ASN langsung ke rekening guru masing-masing. Perubahan tersebut diharapkan dapat mengurangi proses birokrasi yang terlalu panjang sehingga menjadi lebih mudah, tepat waktu, dan tepat sasaran.

“Tujuan kebijakan penyaluran langsung ini merupakan terobosan dan jawaban pemerintah atas aspirasi masyarakat, khususnya aspirasi para guru.

Karena itu tidak benar kalau pemerintah anti kritik dan tidak mendengar aspirasi masyarakat,” tegas Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti dalam acara Penyaluran Program Percepatan Tunjangan Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah Langsung ke Rekening Guru di Plasa Insan Berprestasi, Gedung A lantai 1, Kantor Kemendikdasmen, Kamis (13/3).

Pada kesempatan ini, turut hadir perwakilan Kepala Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, guru, dan Kepala Sekolah.

Melalui kebijakan baru ini, para guru berharap agar proses penyaluran tunjangan dapat berlangsung lebih cepat, terutama bagi guru-guru di daerah yang kerap kali mengalami keterlambatan penerimaan tunjangan.

Selain itu, para guru juga berharap proses transfer dapat berjalan lancar sehingga dampak atas manfaat kebijakan ini dapat dirasakan secara luas bagi tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya mekanisme baru ini, tunjangan akan lebih cepat sampai ke guru. Ini sesuai dengan harapan kami, sehingga tidak ada lagi keterlambatan, terutama di daerah-daerah,” tutur Kepala Sekolah SDN Pademangan Timur 09 Pagi, Eka Bahari.

“Kami sebagai guru merasa sangat terbantu karena tunjangan bisa langsung masuk ke rekening masing-masing, tanpa harus menunggu dari pemerintah daerah,” tutur Wakil Kepala Sekolah SMPN 282 Jakarta Utara. 

Kepala Sekolah SMPN 152 Jakarta Utara, Sri Widyastuti, berharap tunjangan sertifikasi untuk guru tetap diberikan secara konsisten setiap semester.

“Semoga guru-guru yang sudah mendapatkan sertifikasi pada semester pertama tetap mendapatkannya pada semester kedua tanpa terkendala birokrasi.

Apalagi bagi guru-guru di pelosok, ini sangat penting. Seperti kata Pak Prabowo, semuanya harus tepat, cepat, dan mudah,” katanya penuh harap.

Baca Lainnya

PIER Universitas Paramadina dan KAS Latih 30 Guru Demokrasi

8 Mei 2026 - 11:31 WIB

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Matematika Paris

6 Mei 2026 - 00:04 WIB

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Trending di Info Akademia