Menu

Mode Gelap
Beacon Academy Dukung 7 Anak dengan Cerebral Palsy dan Epilepsi Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026 Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif

Info Akademia

Kabar Gembira, Tunjangan Guru Non ASN Segera Cair Bulan Mei 2025

badge-check


					Kabar Gembira, Tunjangan Guru Non ASN Segera Cair Bulan Mei 2025 Perbesar

Matras News, Jakarta – Pemerintah tengah memfinalisasi program pemberian tunjangan guru non ASN yang belum bersertifikasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di luar sistem Aparatur Sipil Negara (ASN). Bantuan ini dirancang untuk disalurkan secara langsung ke rekening guru mulai bulan Mei 2025.

“Program ini sudah dalam tahap finalisasi, baik dari segi anggaran maupun data penerima. Harapannya bisa mulai dicairkan Mei, bukan ‘maybe’, tapi betul-betul Mei,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, di Perpustakaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada, Jumat 11 April 2025.

Bantuan ini menyasar guru honorer yang belum menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, memiliki penghasilan dalam kategori desil 1–10 menurut standar Badan Pusat Statistik (BPS) dan belum bersertifikasi sebagai pendidik.

Lanjut Mendikdasmen Abdul Mu’ti, pemerintah bekerja sama dengan BPS untuk melakukan verifikasi data guru, termasuk validitas NIK dan status sertifikasi. Hasilnya, sekitar 785 ribu guru non-ASN telah terdata sebagai calon penerima bantuan.

“Jumlah ini belum termasuk guru yang berada di bawah Kementerian Agama, yang datanya masih dalam proses verifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, dana tunjangan sudah disiapkan dan disepakati dengan kementerian Keuangan, dengan alokasi terhitung mulai Mei hingga Desember 2025.

“Nominal pastinya per guru masih dalam tahap pembahasan akhir, namun prinsipnya akan ditransfer langsung ke rekening pribadi guru penerima,” tuturnya.

Abdul Mu’ti menambahkan, nantinya program ini juga akan diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat skala dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia.

Saat ini, tim teknis tengah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi akhir, termasuk pengumpulan data nomor rekening para guru. Karena sistem ini berbasis direct transfer, keakuratan data menjadi sangat krusial.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada guru-guru non-ASN yang selama ini belum mendapatkan tunjangan layak, agar tidak ada tenaga pendidik yang tertinggal dalam sistem kesejahteraan nasional,” tutupnya.

Baca Lainnya

Beacon Academy Dukung 7 Anak dengan Cerebral Palsy dan Epilepsi

13 Februari 2026 - 14:17 WIB

PicMa 1055498 1770962231366 copy 1196x792

Universitas Paramadina dan KAS Latih Kapasitas Kepemimpinan 30 Guru Perempuan Malang

9 Februari 2026 - 00:51 WIB

Pelatihan Kepemimpinan Guru Perempuan Malang

Tingkat Partisipasi Tes Kemampuan Akademik Capai 8,5 Juta Peserta dalam Dua Pekan

5 Februari 2026 - 01:01 WIB

Tingkat Partisipasi Tes Kemampuan Akademik Capai 8,5 Juta Peserta dalam Dua Pekan

Paramadina Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Sepatu Nasional untuk Pelajar

4 Februari 2026 - 01:49 WIB

Paramadina Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Sepatu Nasional untuk Pelajar

PATA Indonesia Chapter Gelar Event International Day of Education 2026

2 Februari 2026 - 01:14 WIB

IMG 20260201 WA0013 copy 836x597
Trending di Info Akademia
error: Matras News