Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Bekasi Minta HILLSI Perkuat Pelatihan Link and Match Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Lingkungan Nyaman Kadin Kota Bekasi Resmi Gelar Mukota VI 5 Fakta Krisis Air Bersih di Timor Tengah Selatan Pendapatan Samsat Bekasi Sentuh Rp7,18 Miliar, Didominasi PKB dan BBNKB Perkuat Sinergi, Ditjen Hubla dan Pelindo Teken Dua Perjanjian Konsesi

Info Akademia

Zaskia Zahra, Siswa SMA Negeri 1 Leuwiliang Lulus ke University of Toronto

badge-check


					Foto: Zaskia Zahra, siswi asal SMA Negeri 1 Lewiliang, Bogor, berhasil mencatatkan namanya di University of Toronto Perbesar

Foto: Zaskia Zahra, siswi asal SMA Negeri 1 Lewiliang, Bogor, berhasil mencatatkan namanya di University of Toronto

Matras News, Bogor – Zaskia Zahra, siswi asal SMA Negeri 1 Leuwiliang, Bogor, berhasil mencatatkan namanya di University of Toronto, Kanada, untuk jurusan Electrical Engineering. Prestasi ini ia raih berkat ketekunan belajar secara mandiri dan dukungan Beasiswa Garuda, meski berasal dari keluarga sederhana.

Ayah Zaskia bekerja sebagai pengemudi antar-jemput karyawan dari Bogor ke Jakarta, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.

Sebelumnya, sang ayah berprofesi sebagai pedagang bakso, dan ibunya sebagai asisten rumah tangga. “Saya enggak berasal dari keluarga dengan ekonomi tinggi, tapi saya yakin kesederhanaan bukan halangan untuk meraih mimpi,” ujar Zaskia dengan semangat.

Zaskia mengaku tidak mengikuti kursus tambahan kecuali belajar bahasa Inggris secara otodidak. Ia lebih banyak memanfaatkan internet untuk mencari materi pembelajaran dan hanya sesekali meminta bantuan guru atau orang sekitar.

“Saya percaya bahwa dengan kemauan kuat, kita bisa mengejar ketertinggalan. Saya sering belajar sampai larut malam, eksplorasi konten edukasi di YouTube, dan ikut forum-forum online untuk diskusi,” tuturnya.

Cita-cita Zaskia adalah menjadi semiconductor engineer atau teknisi semikonduktor, dengan harapan bisa berkontribusi mengembangkan industri semikonduktor di Tanah Air.

“Saya ingin Indonesia tidak hanya jadi konsumen, tapi juga punya SDM mumpuni di bidang teknologi tinggi seperti semikonduktor,” tegasnya.

Keberhasilannya diterima di University of Toronto salah satu kampus terbaik dunia menjadi bukti bahwa latar belakang ekonomi bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.

Zaskia merupakan salah satu penerima Beasiswa Garuda, program yang mendukung siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. “Saya berharap kisah saya bisa menginspirasi teman-teman lain bahwa dengan kerja keras, semua mungkin diraih,” pungkasnya.

Kini, Zaskia sedang mempersiapkan diri untuk memulai perkuliahan di Kanada, sambil terus memperdalam ilmu teknik elektro dan semikonduktor demi masa depan Indonesia yang lebih maju.

Baca Lainnya

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Matematika Paris

6 Mei 2026 - 00:04 WIB

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Mutiara Faiza Siswi MAN Insan Cendekia Tembus 7 Kampus Dunia, Dapat Beasiswa 80 Persen ke Jepang

14 April 2026 - 00:01 WIB

Trending di Info Akademia