Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Lintas Negara, Swiss-Belresort Dago Heritage Gelar Yoga Retreat di Bandung Bekasi Incar Transformasi Bantargebang, Tiru Kesuksesan Ekonomi Sirkular China Koalisi Sumatera Desak Penggantian Total UU Kehutanan 1999 Ingatan Kolektif yang Terkubur: Kesaksian Aktivis 1996 Menggugat Lupa BNN RI Bawa Isu Keadilan Hukum dan Kejahatan Siber ke Forum Internasional Rusia Pramono Resmikan Kantor Kejari Jakut, Soroti Tuntasnya Proyek Mangkrak

News

Koalisi Sumatera Desak Penggantian Total UU Kehutanan 1999

badge-check

Koalisi Sumatera Desak Penggantian Total UU Kehutanan 1999 Perbesar


MATRASNEWS, PADANG – Koalisi Reset Kehutanan Regional Sumatera secara resmi mendesak Pemerintah dan DPR-RI untuk mengganti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan regulasi baru yang berpihak pada pemulihan ekosistem dan pengakuan hak masyarakat adat.

Desakan tersebut mengemuka dalam Konsolidasi Regional Sumatera yang digelar di Padang, diikuti 32 peserta dari Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Aceh, Bengkulu, dan Lampung. Agenda ini merefleksikan tata kelola kehutanan di Sumatera serta merumuskan tuntutan perubahan mendasar kebijakan kehutanan Indonesia.

Koalisi menyoroti lima kelemahan mendasar UU Kehutanan 1999, yakni distorsi Hak Menguasai Negara yang berubah menjadi klaim kepemilikan negara, pengakuan hutan adat yang terbalik, orientasi kebijakan yang terlalu berat pada produksi dan konsesi, absennya mekanisme penyelesaian konflik tenurial, serta lemahnya orientasi pemulihan ekosistem.

“Pengukuhan kawasan hutan seringkali legal tetapi tidak mendapat legitimasi dari masyarakat adat di tapak,” tegas Anggi Putra Prayoga dari Forest Watch Indonesia (FWI).

Koalisi mendorong delapan agenda pembaruan, termasuk perubahan paradigma hak menguasai negara yang dinilai masih mewarisi logika kolonial. Berdasarkan kajian FWI, 65,26 persen daratan dan perairan Indonesia diklaim sebagai kawasan hutan negara, sementara rata-rata deforestasi 2017-2023 mencapai 2,01 juta hektare per tahun.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ingatan Kolektif yang Terkubur: Kesaksian Aktivis 1996 Menggugat Lupa

1 Juli 2026 - 01:35 WIB

BNN RI Bawa Isu Keadilan Hukum dan Kejahatan Siber ke Forum Internasional Rusia

1 Juli 2026 - 01:22 WIB

Pramono Resmikan Kantor Kejari Jakut, Soroti Tuntasnya Proyek Mangkrak

1 Juli 2026 - 01:13 WIB

Safari Politik Jokowi, Tekanan Baru bagi Ekonomi?

30 Juni 2026 - 01:15 WIB

DPR dan Pemerintah Sinkronkan Strategi Hadapi Tekanan Ekonomi Global

30 Juni 2026 - 00:58 WIB

memperkuat koordinasi lintas lembaga guna menyusun langkah mitigasi menghadapi gejolak ekonomi global yang mulai menekan perekonomian nasional
Trending di News