Matras News, Bekasi – Forum Advokasi Untuk Demokrasi (FAUD) yang diketuai oleh M. Aldo Sirait, SH, MH, menegaskan agar pihak-pihak dari para pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) Kota Bekasi agar memberikan berita yang mendidik, jangan menyudutkan salah satu pasangan calon (Paslon).
Ketua FAUD, M. Aldo Sirait, SH, MH, mengatakan, hal ini perlu disampaikan manakala ada salah satu tim paslon menyampaikan sebuah berita yang kurang mengedukasi warga jelang pilkada.
“Berita atau opini yang mereka sampaikan menyudutkan salah satu paslon, seolah-olah hanya paslon mereka saja yang bersih,” tegas Aldo pada, Selasa 2 September 2024.
Lanjut dia, terkait hal tersebut, sebenarnya pihaknya sudah melayangkan somasi terbuka kepada mereka.
“Langkah yang diambil melayangkan somasi terbuka dan akan kami pantau terus, dan jika nantinya masih tetap terjadi, maka akan kami ambil langkah hukum,” sambung Aldo kepada matrasnews.com.
Dirinya pun sempat menyayangkan adanya hal tersebut. Bahkan dirinya berharap agar seluruh pihak tidak menyampaikan narasi yang bisa menyebabkan konflik ditengah-tengah warga jelang pilkada.
“Jadi, saya berharap jangan ada narasi berita yang bisa memancing konflik jelang pilkada,” harap Aldo yang juga ditunjuk sebagai kuasa hukum salah satu paslon.
Juru bicara FAUD, Rudi Purba, SH menegaskan, ketiga Cakada Kota Bekasi yang saat ini bertarung dalam pilkada tersebut, merupakan putera-puteri terbaik bangsa dari Kota Bekasi.
“Jadi, kalau mau mengkritik, lakukan dengan suasana yang kondusif. Karena paslon yang akan bertarung pada pilkada Kota Bekasi adalah putera-puteri terbaik bangsa,” paparnya.
Sekretaris FAUD, Jeffry Ruby Tampubolon, SH menambahkan, jelang pilkada, pada dasarnya semua pihak menginginkan adanya pelaksanaan pilkada yang damai, tentram serta lancar.
Oleh latarbelakang itu, FAUD mengajak agar tidak ada pihak-pihak yang saling menyudutkan paslon lainnya, agar pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut bisa dijalankan dengan penuh rasa suka cita dan suka ria.
“Jangan ada lagi pihak-pihak yang mencoba saling menyudutkan. Mari ikuti pesta demokrasinya dengan penuh suka cita dan suka ria,” pesannya.











