MATRASNEWS, JAKARTA – PT Pertamina angkat bicara terkait ramainya pembahasan di media sosial mengenai perbandingan harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Pertamina menegaskan, harga Pertalite yang dijual Rp 10.000 per liter masih disubsidi pemerintah, sementara harga keekonomiannya mencapai Rp 16.000-an per liter.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengakui adanya gap yang semakin lebar antara harga jual eceran dan harga keekonomian Pertamax. Menurutnya, harga keekonomian Pertamax bisa melampaui level Rp 17.000 per liter.
“Bisa, bahkan bisa lebih, mengacu harga pasar dan berkaca pada analogi saat harga Pertamax Rp 12.300, harga Pertamax Turbo Rp 13.100. Nah, sekarang harga Pertamax Turbo Rp 19.900 di Jakarta,” ujar Roberth dilansir kontan.
Terkait beban subsidi Pertalite, Roberth menyebut nilainya sangat fluktuatif mengikuti perkembangan harga dan kondisi geopolitik. Sementara untuk selisih harga Pertamax, sementara ini ditanggung Pertamina dan akan diganti pemerintah melalui Menteri Keuangan.











