Menu

Mode Gelap
Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global Kota Bekasi Kebut Pembentukan Kampung Siaga Bencana 60 Ribu Calon Mahasiswa Baru Tidak Daftar Ulang Pelabuhan Patimban Buka Babak Baru sebagai Gerbang Logistik Global SOIna: Gelar Penggalangan Dana untuk Atlet Disabilitas Matras News dan Pullman Jakarta Central Park Perkuat Sinergi Media

Info Akademia

Kurikulum Merdeka Dorong Pengenalan dan Pengembangan Potensi Murid

badge-check

Kurikulum Merdeka Dorong Pengenalan dan Pengembangan Potensi Murid Perbesar

Matras News – Dalam kerangka Merdeka Belajar, semua murid di Indonesia memiliki kesempatan untuk mewujudkan potensi terbaiknya. Ini merupakan salah satu karakter Pancasila dan kompetensi dasar yang diperlukan oleh setiap individu, termasuk literasi dan numerasi, yang menjadi fokus dari Kurikulum Merdeka.

Untuk mewujudkan potensi terbaik tersebut, murid perlu mengenali dan mengasah minat serta bakat mereka, yang mungkin berbeda-beda untuk setiap individu. Oleh karena itu, Kurikulum Merdeka mengurangi materi wajib dari setiap mata pelajaran, sehingga memberikan lebih banyak waktu untuk mendalami tema-tema yang beragam dan sesuai dengan minat murid.

Kurikulum Merdeka juga memperkenalkan pembelajaran berbasis proyek, yang memberi kesempatan aktualisasi diri bagi murid dengan beragam bakat dan kemampuan. Pembelajaran ini tidak hanya menekankan kemampuan kognitif akademik, tetapi juga kemampuan interpersonal, kepemimpinan, cita rasa seni, dan daya juang.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anindito Aditomo, menyatakan bahwa pengenalan dan pengembangan talenta ini merupakan tujuan utama Kemendikbudristek dalam menyelenggarakan berbagai kompetisi, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Dengan kompetisi berjenjang, OSN dan berbagai kompetisi lainnya menjadi pemantik bagi murid di seluruh Indonesia untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi terbaik di berbagai bidang.

“Mari kita terus bersinergi dalam menumbuhkan dan menguatkan nalar kritis serta budaya ilmiah melalui Merdeka Belajar, untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan kita dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutup Anindito pada, Selasa 3 September 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

60 Ribu Calon Mahasiswa Baru Tidak Daftar Ulang

17 Juli 2026 - 07:41 WIB

Manusia di Zaman Edan: The Lead Institute Paramadina Bahas Kritik Herbert Marcuse dan Cak Nur

9 Juli 2026 - 00:09 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN “Menindas” PTS

9 Juli 2026 - 00:08 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN "Menindas" PTS

Misteri Kuota SMPN 1 Sukaraja Bogor: 33 Siswa Gugur, Data Ditutup Rapat, Disdik Bungkam

9 Juli 2026 - 00:05 WIB

Revisi UU Sisdiknas, Wajib Belajar 13 Tahun dan Penguatan Anggaran Pendidikan

9 Juli 2026 - 00:03 WIB

Trending di Info Akademia