Menu

Mode Gelap
Masuk Usia ke 10, Vasaka Hotel Jakarta Gelar Media Gathering Wamen Ekraf Dukung Industri Musik Lewat Indonesian Idol Kokola Group Salurkan Sapi Limosin untuk Qurban Bagikan Bubur Gratis, Hotel 88 Bekasi Tebar Kepedulian Hari Kelima Korban Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tutup Usia Airbnb Kini Tawarkan Layanan Jemput Bandara Hingga Titip Koper untuk Liburan Anti Ribet

Info Akademia

Kurikulum Merdeka Dorong Pengenalan dan Pengembangan Potensi Murid

badge-check


					Kurikulum Merdeka Dorong Pengenalan dan Pengembangan Potensi Murid Perbesar

Matras News – Dalam kerangka Merdeka Belajar, semua murid di Indonesia memiliki kesempatan untuk mewujudkan potensi terbaiknya. Ini merupakan salah satu karakter Pancasila dan kompetensi dasar yang diperlukan oleh setiap individu, termasuk literasi dan numerasi, yang menjadi fokus dari Kurikulum Merdeka.

Untuk mewujudkan potensi terbaik tersebut, murid perlu mengenali dan mengasah minat serta bakat mereka, yang mungkin berbeda-beda untuk setiap individu. Oleh karena itu, Kurikulum Merdeka mengurangi materi wajib dari setiap mata pelajaran, sehingga memberikan lebih banyak waktu untuk mendalami tema-tema yang beragam dan sesuai dengan minat murid.

Kurikulum Merdeka juga memperkenalkan pembelajaran berbasis proyek, yang memberi kesempatan aktualisasi diri bagi murid dengan beragam bakat dan kemampuan. Pembelajaran ini tidak hanya menekankan kemampuan kognitif akademik, tetapi juga kemampuan interpersonal, kepemimpinan, cita rasa seni, dan daya juang.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anindito Aditomo, menyatakan bahwa pengenalan dan pengembangan talenta ini merupakan tujuan utama Kemendikbudristek dalam menyelenggarakan berbagai kompetisi, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Dengan kompetisi berjenjang, OSN dan berbagai kompetisi lainnya menjadi pemantik bagi murid di seluruh Indonesia untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi terbaik di berbagai bidang.

“Mari kita terus bersinergi dalam menumbuhkan dan menguatkan nalar kritis serta budaya ilmiah melalui Merdeka Belajar, untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan kita dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutup Anindito pada, Selasa 3 September 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menakar Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

28 Mei 2026 - 01:08 WIB

University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional

19 Mei 2026 - 00:04 WIB

Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

18 Mei 2026 - 01:37 WIB

Buku The Pancasila Market Economy Diluncurkan

13 Mei 2026 - 00:23 WIB

9 Mahasiswa Hamzanwadi Magang di Perusahaan Hotel Raksasa Jepang

12 Mei 2026 - 00:05 WIB

Trending di Info Akademia