MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan masyarakat tidak perlu mengganti atau memodifikasi kompor saat beralih dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Kebijakan ini merupakan bagian dari percepatan transisi energi nasional sekaligus penekanan ketergantungan impor LPG dengan memanfaatkan cadangan gas bumi domestik yang melimpah.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan teknologi tabung CNG terbaru telah dirancang kompatibel dengan perangkat memasak yang ada.
“Kompor tidak perlu diganti, tinggal plug, sudah mengalir. Tadinya pakai LPG, sekarang pakai CNG. Langsung plug and play,” ujar Lande.
Dengan sistem sambungan langsung tanpa modifikasi, pemerintah berharap transisi ke CNG dapat berjalan mulus di tingkat rumah tangga.











