Menu

Mode Gelap
WaterBoom Lippo Cikarang Hadirkan Paket Splash and Snack Deal, Liburan Air Plus Cemilan Adira Finance Luncurkan HASANAH, Solusi Pembiayaan Syariah untuk Porsi Haji Plus di Adira Expo Solo Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum Primaya Hospital Bekasi Timur Ditunjuk sebagai Mitra Medis Resmi KONI Kota Bekasi untuk Porprov Jabar 2026

Info Akademia

Mendikbud Larang PR Berat dan Proyek Mahal Selama Libur Nataru 2025


					Mendikbud Larang PR Berat dan Proyek Mahal Selama Libur Nataru 2025 Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Abdul Mu’ti mengeluarkan arahan khusus kepada sekolah untuk tidak membebani siswa dengan pekerjaan rumah (PR) atau proyek liburan yang berlebihan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini bertujuan memastikan siswa mendapatkan pengalaman belajar bermakna tanpa mengganggu waktu istirahat mereka.

Arahan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 14/2025 tentang Kegiatan Murid Selama Libur Nataru. Dalam SE itu, Mu’ti meminta kepala satuan pendidikan menghindari penugasan yang menuntut biaya tambahan besar atau kewajiban penggunaan gawai dan internet secara intensif.

“Apabila sekolah memberikan penugasan, diharapkan penugasan tersebut sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, dan tidak menimbulkan beban finansial bagi orang tua,” tulis Mu’ti dalam SE yang diterbitkan pekan ini.

Majalah Matras scaled

Mendikbud menekankan, liburan sekolah seharusnya menjadi waktu bagi siswa untuk beristirahat dan mengisi waktu dengan kegiatan yang mempererat hubungan keluarga. Ia pun menyarankan sejumlah aktivitas alternatif, seperti mengasah life skills melalui kegiatan sehari-hari, rekreasi sesuai kemampuan ekonomi keluarga, menumbuhkan kebiasaan positif untuk literasi dan numerasi, serta penggunaan gawai yang bijak.

“Esensinya adalah pembelajaran yang kontekstual dan bermakna, tanpa formalitas yang justru membebani. Liburan adalah momentum untuk memulihkan semangat belajar,” kata Mu’ti seperti dikutip dari rilis resmi Kemendikbud.

Kebijakan ini disambut positif oleh sejumlah kalangan. Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta, Indra Charismiadji, mengatakan arahan tersebut selaras dengan semangat merdeka belajar. “PR yang masif dan mahal justru kerap menjadi beban psikologis dan ekonomi.

Liburan harusnya diisi dengan quality time yang menunjang perkembangan karakter anak,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua siswa, Maya Sari, menyatakan apresiasinya. “Selama ini proyek liburan yang rumit seringkali menjadi tugas orang tua. Arahan ini meringankan dan mendorong interaksi langsung dalam keluarga,” kata Maya.

Dengan terbitnya SE ini, diharapkan seluruh sekolah dapat mengimplementasikannya sehingga liburan Nataru tahun depan benar-benar menjadi waktu istirahat dan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa, tanpa tekanan tugas akademis yang memberatkan.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Pemerintah Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Perkuat Sekolah Aman dan Nyaman

23 Januari 2026 - 03:06 WIB

Pemerintah Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Perkuat Sekolah Aman dan Nyaman

Intensitas Hujan Tinggi, Disdik Kota Bekasi Wacanakan Pembelajaran Daring

23 Januari 2026 - 03:01 WIB

Intensitas Hujan Tinggi, Disdik Kota Bekasi Wacanakan Pembelajaran Daring

SMP Negeri 17 Bekasi Deklarasi Anti Perundungan Angkatan ke-5

22 Januari 2026 - 02:22 WIB

IMG 20260122 WA0003 copy 715x477

Pemerintah Perbanyak Masa Studi SMK 4 Tahun Tingkatkan Kesiapan Kerja Lulusan

15 Januari 2026 - 01:09 WIB

Pemerintah Perbanyak Masa Studi SMK 4 Tahun Tingkatkan Kesiapan Kerja Lulusan

Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Aneka Menu Spesial Sambut Tahun Baru 2026

14 Januari 2026 - 02:05 WIB

Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Aneka Menu Spesial Sambut Tahun Baru 2026
Trending di Info Akademia
error: Matras News