Menu

Mode Gelap
Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026 Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif DANA Jadi Representasi Industri Teknologi Finansial Indonesia di Panggung Global

Info Akademia

Pemerintah Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Perkuat Sekolah Aman dan Nyaman

badge-check


					Pemerintah Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Perkuat Sekolah Aman dan Nyaman Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmennya mewujudkan visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” dengan memperkuat fungsi sekolah sebagai ruang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh warga pendidikan. Penegasan ini menyusul peristiwa kekerasan yang terjadi di SMK Negeri 3 Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menilai segala bentuk kekerasan di sekolah bertentangan dengan upaya membangun budaya pendidikan sehat dan berkeadilan. “Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman. Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan,” tegas Menteri Mu’ti di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Ia menekankan penyelesaian masalah di sekolah harus mengedepankan musyawarah, kekeluargaan, dan pendekatan edukatif. Negara juga hadir memberikan perlindungan hukum bagi guru dan pendampingan psikologis bagi murid guna menjamin kesehatan mental dan keberlanjutan pembelajaran.

Sebagai langkah konkret, Kemendikdasmen telah menerbitkan dua regulasi strategis: Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

“Kedua regulasi ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat peran guru dan menjamin hak anak Indonesia belajar dalam suasana aman dan bermartabat,” jelas Menteri Mu’ti. Ia menegaskan, pendidikan berkualitas hanya terwujud jika murid merasa aman, guru terlindungi, dan sekolah menjadi ruang yang menjunjung kebersamaan.

Menteri Mu’ti mendorong seluruh pemangku kepentingan, dari pemerintah daerah hingga masyarakat, untuk mengimplementasikan regulasi ini secara konsisten. Ia berharap insiden di Jambi menjadi momentum evaluasi bersama untuk memperkuat budaya saling menghargai, membangun dialog, dan memastikan sekolah menjadi tempat tumbuh kembang karakter serta prestasi generasi penerus bangsa.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Universitas Paramadina dan KAS Latih Kapasitas Kepemimpinan 30 Guru Perempuan Malang

9 Februari 2026 - 00:51 WIB

Pelatihan Kepemimpinan Guru Perempuan Malang

Tingkat Partisipasi Tes Kemampuan Akademik Capai 8,5 Juta Peserta dalam Dua Pekan

5 Februari 2026 - 01:01 WIB

Tingkat Partisipasi Tes Kemampuan Akademik Capai 8,5 Juta Peserta dalam Dua Pekan

Paramadina Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Sepatu Nasional untuk Pelajar

4 Februari 2026 - 01:49 WIB

Paramadina Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Sepatu Nasional untuk Pelajar

PATA Indonesia Chapter Gelar Event International Day of Education 2026

2 Februari 2026 - 01:14 WIB

IMG 20260201 WA0013 copy 836x597

Penelantaran Rumah Tangga dalam Perspektif Hukum, Ini Kata Prof.Dr. Faisal Santiago Universitas Borobudur

1 Februari 2026 - 01:15 WIB

IMG 20260131 WA0019 copy 1043x665
Trending di Info Akademia
error: Matras News