Menu

Mode Gelap
Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Kinerja Moncer Berkat Transformasi Ketum KP3D: Pemkab Bekasi Lamban Tangani Longsor di CBL Misteri Kematian Dua Remaja di Mustikajaya, Empat Orang Diamankan Laba BSN Tembus Rp473 Miliar, Tumbuh 40,99% Lapas Bekasi Luncurkan Sistem Kunjungan Daring, Keluarga Tak Perlu Antre Menko Kumham Imipas Buka Ruang Dialog dengan BEM SI

Info Akademia

Pimpinan PTS se-Jakarta Bahas Strategi Tingkatkan Daya Saing di Forum Urun Rembuk

badge-check


					Pimpinan PTS se-Jakarta Bahas Strategi Tingkatkan Daya Saing di Forum Urun Rembuk Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bersama Universitas Paramadina menggelar Urun Rembuk Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan tema “Menata Arah Perguruan Tinggi Swasta yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”. Forum yang diadakan di Kampus Paramadina, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/9), menjadi ruang dialog strategis bagi pimpinan PTS se-DKI Jakarta untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi ke depan.

Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri. “Kemajuan pendidikan tinggi tidak dapat dilakukan secara parsial. Wadah konstruktif ini untuk menyaring aspirasi para pimpinan PTS dalam merespons tuntutan peningkatan mutu, transformasi digital, dan penyelarasan dengan dunia kerja,” ujarnya.

Sekretaris Umum Yayasan Wakaf Paramadina, Ir. Wijayanto Samirin, menggarisbawahi peran PTS sebagai bentuk sociopreneurship. “Orientasinya bukan sekadar profit, tetapi dampak sosial dan peradaban,” katanya. Ia mendorong iklim usaha dan regulasi yang lebih sederhana serta adil bagi PTS agar dapat berkontribusi maksimal.

Dukungan terhadap penguatan PTS juga datang dari legislator dan pemerintah. Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amalia, menyebut PTS adalah mitra strategis negara dalam pemerataan pendidikan. Sementara itu, Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Kemdiktisaintek, Prof. Mukhamad Najib, mengungkapkan komitmen pendanaan riset untuk PTS yang mencapai 60% dari alokasi kementerian.

“Porsi ini sudah lebih besar daripada PTN, tetapi ini bukan persaingan. Paradigmanya adalah kolaborasi melalui berbagai kerja sama tridharma,” tegas Prof. Najib. Ia mencontohkan program fast track, konsorsium riset, dan KKN kolaboratif sebagai bentuk sinergi konkret.

Rektor Universitas Yarsi, Prof. Dr. H. Fasli Jalal, yang hadir sebagai narasumber, menyambut baik komitmen tersebut. Ia menegaskan peran signifikan PTS dalam sistem pendidikan nasional. “Dari sekitar 9,8 juta mahasiswa di Indonesia, 46% berada di PTS. PTS adalah mitra strategis negara dalam menyiapkan SDM unggul dan inovatif,” ujarnya.

Forum ini diharapkan dapat memperkuat roadmap peningkatan daya saing PTS, mendorong inovasi, dan memastikan keberlanjutan peran strategis sektor swasta dalam mendidik generasi bangsa.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Optimisme Ekonomi Menguat di Tengah Perbaikan Fiskal dan Tekanan Global

17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Dies Natalis ke-37 USNI: Saat Kampus Membaca Ulang Budaya Populer

14 Juni 2026 - 16:28 WIB

Dies Natalis ke-37 USNI: Saat Kampus Membaca Ulang Budaya Populer

Kepemimpinan Berlandaskan Nilai, Bima Arya Tekankan Pentingnya Mencicil Harapan

13 Juni 2026 - 01:00 WIB

Camat Rawalumbu Tuntaskan Pengaduan Ijazah Warga

12 Juni 2026 - 19:58 WIB

Ini Daftar 61 Sekolah Swasta Gratis di Kota Bekasi

12 Juni 2026 - 00:36 WIB

Ini Daftar 61 Sekolah Swasta Gratis di Kota Bekasi
Trending di Info Akademia