Menu

Mode Gelap
Predator Puncak di Balik Bayangan Badak Jawa Proyek PSEL Bekasi Siap Groundbreaking, Nasib Pekerja Lokal Masih Menggantung Gedung Islamic Center Jati Sari Berdiri dari Swadaya Warga Gambir Disiapkan sebagai Pusat Hospitality dan Leisure, KAI Optimalkan Aset Stasiun Estoria Creative Gelar “Perayaan Rasa dari Timur”, Angkat Kekayaan Budaya NTT di Tengah Jakarta Generasi Muda Wajib Upgrade Skill Hadapi Disrupsi AI

Gaya Hidup Sehat

Primaya Hospital Bekasi Timur Operasikan Energi Listrik Tenaga Surya

badge-check

Primaya Hospital Bekasi Timur Operasikan Energi Listrik Tenaga Surya Perbesar

Matras News, Bekasi – Primaya Hospital Bekasi Timur resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya seluas 2.800 meter persegi yang berada di atap gedung rumah sakit pertama di Kota Bekasi dan rumah sakit swasta pertama di Jabodetabek yang menggunakan PLTS sebagai sumber energi alternatif dengan kapasitas lebih dari 300 kWp.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya tersebut diresmikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang diwakili oleh drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, selaku Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang baerkesempatan hadir dan mengunjungilangsung lokasi panel surya di atap Primaya Hospital Bekasi Timur.

Dalam kesempatan tersebut drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyamyaikan, rldengan diresmikannya PLTS ini, Primaya Hospital dapat terus berkomitmen pada pengembangan teknologi ramah lingkungan dan menjadi pelopor dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di sektor kesehatan.

“Kami berharap, langkah ini akan menginspirasi banyak pihak untuk ikut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” paparnya, Sabtu 7/9/2024.

Sambung dia, pemanasan global merupakan proses peningkatan suhu bumi yang berlebihan, penyebabnya adalah gas rumah kaca yang berlebihan, bukan hanya gas rumah kaca penggunaan energi fosil yang terlalu banyak juga sangat berpengaruh, seperti batu bara dan minyak bumi.

Lanjutan dia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan, total emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor industri Indonesia mencapai 238,1 juta tonCo2e ditahun 2022.

“Penggunaan panel surya dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak lingkungan negatif lainnya yang dihasilkan dari sumber energi konvensional.

Hal ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” katanya.

Eka Himawan, Managing Director Xurya menyampaikan, melalui penerapan sistem PLTS atap yang terpasang, dapat membantu Primaya Hospital untuk terus memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dengan penuh kepedulian.

“PLTS atap ini menjadi salah satu bukti komitmen dan konsistensi dari Primaya Hospital untuk terus menjaga kesehatan, baik untuk individu maupun lingkungan.

Kami bangga telah dipercaya oleh Primaya Hospital untuk menjadi mitra dalam pemasangan, pengoperasian serta pemeliharaan sistem PLTS atap,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, PLTS atap yang terpasang di Primaya Hospital dipastikan akan beroperasi secara optimal hingga lebih dari 20 tahun mendatang.”PLTS atap ini dipastikan akan beroperasi selama lebih dari 20 tahun lamanya,” paparnya.

Leona A. Karnali, CEO Primaya Hospital Group mengatakan, sesuai dengan tema anniversary Primaya Hospital Group yang ke-18 yaitu Growing Stronger, bertumbuh secara berkelangsungan itu esensial.

“Kita hidup peduli bagi sesama untuk saat ini maupun generasi ke depan. Maka, tahun 2024 ini, Primaya Hospital berhasil mengoperasionalkan rumah sakit menggunakan tenaga surya berkapasitas.

Panel Surya ini akan memenuhi lebih dari 20 persen dari kebutuhan listrik di Primaya Hospital Bekasi Timur.

Selain itu, untuk mendukung strategi penghematan energi, kami juga menggunakan teknologi sensor pintar untuk mengoperasikan lampu penerangan, untuk menunjang penggunaan listrik yang lebih efisien,” terangnya.

Dirinya harapani, upaya yang diakukan ini dapat bermanfaat untuk generasi dimasa depan.

“Besar harapan kami, apa yang kami lakukan ini, bisa bermanfaat untuk generasi selanjutnya dimasa depan,” tutupnya.

Sekedar informasi, panel surya tersebut dapat menghasilkan energi bersih sebanyak 524 ribu kWh setiap tahunnya atau setara dengan penekanan emisi karbon sebesar 469 ribu kilogram per tahun.

Energi bersih sebanyak 524 ribu kWh setara dengan penggunaan listrik tahunan lebih dari 250 rumah atau perjalanan menggunakan mobil listrik lebih dari 2500 mil.

Dengan penggunaan pembangkit Listrik Tenaga Surya ini sama denganmenghemat lebih dari 300 Barel minyak dan mengurangi lebih dari 1.600 gram limbah nuklir.

Sebagai gambaran, penekanan emisi karbon yang dihasilkan dari pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini setara dengan dampak positif penanaman lebih dari 6.000 pohon.

Tentang Primaya HospitalPrimaya Hospital adalah Rumah Sakit dengan standar pelayanan PRIMA, yakni Profesional, Rapi, Ibadah, Mendengarkan dan Asertif yang mengutamakan mutu keselamatan pasien.

Kami memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh untuk masyarakat Indonesia dan warga negara asing (WNA) dengan teknologi yang mumpuni serta memberikan layanan pasien dengan jaminan dari berbagai perusahaan, asuransi, BPJS maupun pribadi.

Untuk menjangkau kebutuhan kesehatan masyarakat, PrimayaHospital memiliki 15 jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Semarang, Sukabumi, Makasar, Palangkaraya, dan Pangkal Pinang.

Beberapa layanan unggulan yang kami sediakan bagi pasien antara lain: Pusat Layanan Jantung Dan Pembuluh Darah, Ibu Dan Anak, Sport Clinic dan orthopedic, Kanker, Diabetes, Urologi, Geriatri, Kesehatan Mata, dan lainnya.

Primaya Hospital memiliki fasilitas pelayanan yang lengkap seperti layanan GawatvDarurat, Radiologi, Laboratorium, dan Farmasi yang buka 24 jam.

Selain itu, kami memiliki area parkir yang luas, ruang edukasi pasien, ruang poli yang nyaman, ruang laktasi, ATM Center, Musholla, WiFi untuk keluarga pasien, kantin, dan fasilitas lainnyayang nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

ASEAN4TB Symposium 2026 Perkuat Riset TB di Asia Tenggara

2 Juli 2026 - 16:56 WIB

BMHS Bangun Jembatan Penghubung RS Bunda Jakarta

13 Juni 2026 - 00:10 WIB

Kemenkes Dukung Penuh SKB Layanan Terpadu Perempuan dan Anak

6 Juni 2026 - 01:01 WIB

RSUD Jatisampurna Serahkan SK kepada 54 PPPK Paruh Waktu

5 Juni 2026 - 11:07 WIB

RSUD Jatisampurna Serahkan SK kepada 54 PPPK Paruh Waktu

Kerja sama RI-Korsel di Bidang Kesehatan Diperkuat

4 Juni 2026 - 13:31 WIB

Trending di Gaya Hidup Sehat