Pandangan serupa disampaikan akademisi Unika Atma Jaya, Eko Widodo. Ia mempertanyakan arah kebijakan pembangunan yang mendorong perluasan perkebunan energi melalui pembukaan hutan alam. “Pemerintah seharusnya memprioritaskan pembenahan sistem transportasi dan pengelolaan energi berkelanjutan,” kata Eko.
Mahasiswa asal Papua Selatan yang hadir mengaku prihatin. Para peserta menilai pembangunan di Papua seharusnya mengedepankan penghormatan terhadap hak masyarakat adat serta partisipasi warga lokal dalam setiap perencanaan kebijakan.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











