Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Borong Aspirasi Warga Kaliabang Tengah DPRD Kota Bekasi, Kamil Syaikhu Dorong Percepatan Perda Sampah dan Pelatihan Disabilitas DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim Soroti Banjir dan Nasib Juru Parkir DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti Dorong Aspirasi Masyarakat Sejalan dengan Fokus Belanja Pemerintah Rano Karno: Jakarta dan Cianjur Tak Boleh Jalan Sendiri Restoran A.RA.SA di Ascott Menteng Jakarta Hadirkan Santapan Ramadan Eksklusif

Gaya Hidup Sehat

RS Karunia Kasih Kolaborasi dengan IBI dan Panin Bank, Tingkatkan Kualitas Bidan Mandiri di Bekasi

badge-check


					Foto bersama dengan Direktur RS Karunia Kasih Jatiwaringin, dr. Keithy Dorothy, MARS,, Ketua IBI Ranting Pondok Gede, Bidan Hj. Dwi Sugiarti, SST., Manager Bank Panin Jatiwaringin Kota Bekasi, M. Adjie, dan Anggota Ikatan Bidan Indonesia Ranting Pondok Gede Perbesar

Foto bersama dengan Direktur RS Karunia Kasih Jatiwaringin, dr. Keithy Dorothy, MARS,, Ketua IBI Ranting Pondok Gede, Bidan Hj. Dwi Sugiarti, SST., Manager Bank Panin Jatiwaringin Kota Bekasi, M. Adjie, dan Anggota Ikatan Bidan Indonesia Ranting Pondok Gede

MATRASNEWS, BEKASI – Rumah Sakit (RS) Karunia Kasih menyelenggarakan kegiatan pembinaan bagi puluhan bidan mandiri di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi. Acara bertajuk Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Bermutu melalui Pembinaan di Bidan Praktik Mandiri diselenggarakan pada Kamis (29/1/2026).

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Pondok Gede, Bidan Hj. Dwi Sugiarti, SST., menyatakan bahwa kegiatan rutin triwulan ini bertujuan meningkatkan kapasitas bidan dalam memberikan pelayanan optimal, terutama melalui pelatihan pembinaan pasien dan kunjungan ke Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB).

“Bidan mandiri adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar, khususnya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Karena itu, kualitas layanan harus terus ditingkatkan,” tegas Dwi Sugiarti.

Ia mengungkapkan, di wilayah Pondok Gede terdapat 52 bidan yang aktif membuka praktik mandiri, dari total 152 anggota IBI. Forum ini menjadi sarana penting untuk memperbarui ilmu dan keterampilan sesuai perkembangan terbaru.

Dalam pemaparannya, Dwi juga menyoroti pentingnya peran bidan dalam mencegah stunting sejak masa kehamilan. Ia mendorong para bidan dan calon ibu untuk aktif mengakses informasi terkini tentang pencegahan stunting, yang banyak tersedia di media sosial dan sumber terpercaya lainnya.

“Problemnya, ilmu mungkin sudah banyak, tetapi penerapannya sering terkendala gaya hidup. Ibu-ibu muda sekarang cenderung memilih yang simpel dan praktis, seperti memberikan makanan instan, nugget, atau junk food. Itu mahal dan tidak sehat,” ujarnya.

Dwi menekankan bahwa makanan sehat dari rumah justru lebih murah. “Ibu-ibu harus banyak membaca, update ilmu, dan yang utama jangan malas atau terlalu sederhana dalam memilih asupan untuk anak dan diri sendiri selama kehamilan. Sekarang banyak yang lebih memilih jajan daripada masak sendiri,” imbuhnya.

Kegiatan kolaborasi antara rumah sakit, perbankan, dan organisasi profesi ini diharapkan dapat memperkuat jejaring pelayanan kesehatan dasar, mendukung program pemerintah dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta percepatan pencegahan stunting melalui intervensi gizi sejak dini.

Seperti diketahui, Rumah Sakit Karunia Kasih berkolaborasi dengan Panin Bank Jatiwaringin dan juga IBI Ranting Pondok Gede, Kota Bekasi.

Cek Berita lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif

13 Februari 2026 - 00:06 WIB

Primaya Hospital Tangerang

Kemenkes Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata untuk Tekan Gangguan Penglihatan

4 Februari 2026 - 01:09 WIB

Kemenkes Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata untuk Tekan Gangguan Penglihatan

Waspadai Hidden Hunger, Ini Kata dr. Monique Carolina Primaya Hospital Tangerang

2 Februari 2026 - 01:21 WIB

dr.MoniqueCarolinaWidjajaM.GiziSp.GKDokterSpesialisGizidiPrimayaHospitalTangerang copy 2139x1680

RSCM dan Aryaduta Menteng Kolaborasi Kembangkan Wisata Medis

30 Januari 2026 - 21:21 WIB

IMG 20260130 WA0036 copy 961x571

Menteri Kesehatan Dorong BPOM Bertransformasi Jadi Fasilitator Investasi

29 Januari 2026 - 01:47 WIB

Menteri Kesehatan Dorong BPOM Bertransformasi Jadi Fasilitator Investasi
Trending di Gaya Hidup Sehat
error: Matras News