Advertisement Section
SDN Johar Baru 17 Jakpus Gelar Festival Seni dan Kuliner Nusantara

SDN Johar Baru 17 Jakpus Gelar Festival Seni dan Kuliner Nusantara

Matras News, Jakarta – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Johar Baru 17 Jakarta Pusat menggelar Festival Seni dan Kuliner Nusantara. Bertemakan “Bhineka Tunggal Ika Memperkuat Persatuan dan Kesatuan, Memupuk Rasa Solidaritas serta Meningkatkan Prestasi Peserta Didik SDN Johar Baru 17”. Acara ini di selenggarakan pada Selasa 13 Juni 2023.

Acara dimeriahkan dengan penampilan Peserta didik mengikuti lomba Menari, Drama, Menyanyi dan Fashion Show. Tak luput berbagai kuliner khas nusantara seperti, Getuk, Es Dawet, Siomay Bandung, Bakso Malang, Keripik Balado, Bika Ambon, Bandrek, Pempek, ikut meramaikan acara Agenda P5.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang mana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbudristek) memberikan 7-8 tema projek. Satuan pendidikan diberikan fleksibilitas untuk memilihnya di setiap fase yang akan dijalani sesuai ketentuan.

SDN Johar Baru 17

Seperti diketahui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

P5 adalah upaya untuk mewujudkan Pelajar Pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

SDN Johar Baru 17 Jakarta Pusat

IKM P5 menjadi istimewa karena penerapannya tidak terintegrasi dalam pembelajaran setiap mata pelajaran melainkan mempunyai porsi khusus dalam setiap alokasi jam mata pelajaran yang membuat peserta didik memiliki kesempatan untuk dapat mengembangkan kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap mereka dengan belajar dari teman mereka, guru, bahkan sampai pada tokoh masyarakat.

P5 menjadi salah satu sarana pencapaian profil Pelajar Pancasila, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengalami pengetahuan sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan belajar dari lingkungan sekitar. (ca)