Menu

Mode Gelap
Membangun Bantalan Hidup Keluarga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi BBQ Night & Piano Lounge di Golden Boutique: Nostalgia Nini Carlina hingga Tommy J. Pisa Aston Kartika Grogol Luncurkan Paket Long Weekend Deal Kasatpol PP Kota Bekasi Klarifikasi Polemik Penugasan Satlinmas Komisi IV DPRD Bekasi Soroti SPMB 2026, Pertegas Kesiapan Website Hotel GranDhika Iskandarsyah Siapkan Liburan Long Weekend Mei 2026

Info Akademia

Siswa Indonesia Raih Emas di World Robot Olympiad 2025, Bawa Inovasi AI untuk Penyandang Disabilitas Bicara

badge-check


					Siswa Indonesia Raih Emas di World Robot Olympiad 2025, Bawa Inovasi AI untuk Penyandang Disabilitas Bicara Perbesar

MATRASNEWS – Tiga siswa Indonesia mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas dalam World Robot Olympiad (WRO) International Final 2025 yang berlangsung di Singapura. Kompetisi robotik bergengsi yang diikuti lebih dari 500 tim dari 91 negara ini menobatkan tim SWA RoboKnights dari Sinarmas World Academy (SWA) sebagai juara.

Tim yang beranggotakan Audric Tsai, Zhenxuan, dan Yik Yan, siswa tingkat menengah atas tersebut, tidak hanya meraih emas. Mereka juga menyabet Start-Up Award untuk kategori Future Innovators Senior berkat inovasi teknologi humanis yang mereka usung.

Kemenangan mereka dipersembahkan melalui LUMA, sebuah perangkat headset berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Alat ini dirancang khusus untuk membantu individu yang kehilangan kemampuan bicara akibat penyakit seperti ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis), stroke, atau gangguan neuromuskular lainnya.

“LUMA adalah bukti bahwa teknologi robotik dan AI bisa memberikan dampak sosial langsung. Kami mendesainnya untuk memberi ‘suara’ bagi mereka yang membutuhkan,” jelas perwakilan tim, seperti dirangkum dari presentasi mereka di ajang tersebut.

Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia di peta inovasi teknologi pelajar dunia. World Robot Olympiad dikenal sebagai salah satu ajang kompetisi teknologi untuk pelajar paling bergengsi secara global, yang menitikberatkan pada kreativitas, pemecahan masalah, dan kerja sama tim.

Pencapaian SWA RoboKnights di Singapura diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda Indonesia untuk berkontribusi dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), dengan sentuhan empati dan solusi bagi masyarakat.

 

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00

3 Mei 2026 - 00:36 WIB

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Mutiara Faiza Siswi MAN Insan Cendekia Tembus 7 Kampus Dunia, Dapat Beasiswa 80 Persen ke Jepang

14 April 2026 - 00:01 WIB

Anies Baswedan: Pendidikan Tinggi Tidak Boleh Hanya Berorientasi pada Kecakapan Teknis

13 April 2026 - 01:17 WIB

Anies Baswedan Pendidikan Tinggi Tidak Boleh Hanya Berorientasi Pada Kecakapan Teknis
Trending di Info Akademia