Menu

Mode Gelap
Paski dan Ancol Gelar Hiburan Komedi di Pasar Seni Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Luncurkan Akademi Liburan untuk Anak Yusril dan Rini Bahas Penataan Kelembagaan, Koordinasi Lintas Sektor Dikuatkan Stasiun JIS Resmi Layani KRL, Tarif Promo Rp1 17 Archipelago Hotels di Jakarta Ajak Wisatawan Menikmati Jakarta Lebih Dekat Penataan Pasar Baru dan Pondok Gede Kunci Pembenahan Kota Bekasi

Info Akademia

Universitas Paramadina Soroti Pentingnya Mentransformasi Ikrar

badge-check


					Universitas Paramadina Soroti Pentingnya Mentransformasi Ikrar Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Paramadina menyoroti pentingnya mentransformasi ikrar menjadi kerja nyata bagi bangsa.

Refleksi ini berakar pada pemikiran pendirinya, almarhum Prof. Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang menekankan Sumpah Pemuda sebagai panggilan untuk berkarya.

Chairman The Lead Institute Universitas Paramadina, Dr. Suratno, menegaskan bahwa menurut Cak Nur, Sumpah Pemuda adalah penegasan kembali komitmen kebangsaan atau ‘aqdun dan iqrorun.

“Tetapi tentu saja, dan kemudian lebih penting lagi adalah follow-up dari akad dan ikrar itu; yakni kerja-kerja nyata kita untuk bangsa tercinta,” ujar Suratno dalam siaran pers, Rabu (26/10).

Ia mendorong generasi muda bahu-membahu membangun bangsa dan keluar dari berbagai keterpurukan. Menurutnya, kerja dan karya adalah elemen penting untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang makmur dan cerdas.

Sementara itu, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti semangat nasionalisme ala Cak Nur sebagai perekat bangsa. Ia menyatakan Indonesia telah sukses membangun kebersamaan dalam keanekaragaman.

Namun, Didik mengingatkan bahwa tantangan demokrasi yang dikhawatirkan Cak Nur masih relevan. “Jiwa kerdil yang hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya masih dominan di bangsa ini,” tuturnya.

Lebih jauh, pemikiran Cak Nur menempatkan pemuda bukan sekadar kelompok usia, melainkan subjek sejarah. Pemuda sejati adalah mereka yang memiliki idealisme, keberanian berpikir merdeka, dan kemauan memperbaiki keadaan.

Prof. Didik menegaskan, Paramadina akan terus berupaya menumbuhkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berintegritas, mewarisi nilai-nilai pendirinya. “Kemajuan bangsa sangat bergantung pada generasi muda yang mampu memadukan iman, ilmu, dan kerja keras,” pungkasnya.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

70 Pelaut OAP Papua Barat Daya Raih Sertifikasi Maritim

22 Juni 2026 - 01:34 WIB

Optimisme Ekonomi Menguat di Tengah Perbaikan Fiskal dan Tekanan Global

17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Dies Natalis ke-37 USNI: Saat Kampus Membaca Ulang Budaya Populer

14 Juni 2026 - 16:28 WIB

Dies Natalis ke-37 USNI: Saat Kampus Membaca Ulang Budaya Populer

Kepemimpinan Berlandaskan Nilai, Bima Arya Tekankan Pentingnya Mencicil Harapan

13 Juni 2026 - 01:00 WIB

Camat Rawalumbu Tuntaskan Pengaduan Ijazah Warga

12 Juni 2026 - 19:58 WIB

Trending di Info Akademia