Pendataan Masalah Pertanahan untuk Kepastian Hukum
Selain aspek tata ruang, Tim Ekspedisi Patriot juga diminta membantu mendata berbagai persoalan pertanahan yang dihadapi masyarakat transmigran. Mulai dari penguasaan dan kepemilikan tanah hingga legalitas aset, data ini menjadi dasar bagi Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat penyelesaian masalah di lapangan. “Kami memohon kepada Tim Ekspedisi Patriot untuk mendata persoalan dan berkoordinasi dengan Kantor-Kantor Pertanahan di tingkat kabupaten/kota agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Ossy.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pembangunan Merata

Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 turut dihadiri oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta perwakilan kementerian/lembaga lainnya. Ekspedisi ini menerjunkan ribuan mahasiswa dari 10 perguruan tinggi negeri ke berbagai kawasan transmigrasi. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong investasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mempercepat pemerataan pembangunan nasional melalui kepastian tata ruang dan pertanahan yang lebih baik.
Ikuti berita terkini di Google News
















Komentar ditutup.