Matras News, Jawa Timur – Para pebisnis hotel di Jawa Timur dan sekitarnya digemparkan dengan fenomena business profil yang berubah kontak nomor telepon.
Salah satu tujuan mereka masuk ke edit address dengan menambahkan nomer WA yang bukan milik hotel dan business entity lainnya.
Dengan kejahatan tersebut, pihak bisnis hotel serta para tamu hotel mengalami kerugian finansial.
Kerugian Financial belum kelihatan, kecuali beberapa orang yang booking namun tidak menyadari hal tersebut.
Bukan hanya bisnis hotel yang di tuju, sejumlah bank ternama di Indonesia juga menjadi sasaran kejahatan.
Salah satu bisnis Hotel di Jember mangatakan, hotel kami sempat kena kemarin.
Dan kami berhasil mengatasi dari kemarin. Tetapi harus monitoring, karena bisa muncul lagi editan setiap saat, terangnya.
Sementara Tegoeh Soeprajitno Ketua PHRI Jember mengatakan para hacker ini memanfaatkan kelemahan dari google.
Bukan hanya di Jember bahkan di beberapa kota di Jawa Timur mengalami hal serupa, terangnya.
” Proses pengaduan ini sudah dilaporkan ke Polda Jawa Timur, pungkasnya kepada matrasnews melalui telpon seluler.
Lanjut Tegoeh menghimbau untuk mengecek ke googlenya masing-masing, jika terdapat perubahan, harap segera di rubah, katanya.
Adapun kerugian dari pengusaha bisnis hotel, saat ini kami belum mendapatkan keterangan, hanya saja yg kami ketahui kerugian berupa pencemaran nama baik.
Kemungkinan kerugian ada pada customer yang telah melakukan transaksi, tutup Tegoeh.











