Menu

Mode Gelap
Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi IFBEX 2026 Hadir di Bekasi, Dorong Peluang Usaha Franchise dan Kemitraan Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

News

Ade Kuswara Kunang Komitmen Jadikan Kesehatan sebagai Prioritas Pembangunan Berbasis Desa, Fokus pada Penanganan Kusta

badge-check

Ade Kuswara Kunang Komitmen Jadikan Kesehatan sebagai Prioritas Pembangunan Berbasis Desa, Fokus pada Penanganan Kusta Perbesar

MatrasNews, Bekasi – Bupati Kabupaten Bekasi Ade Kuswara Kunang menegaskan komitmennya untuk menjadikan kesehatan sebagai prioritas pembangunan berbasis desa, termasuk penyediaan sanitasi dan rumah sehat bagi pasien kusta. Hal ini disampaikan dalam kunjungannya ke sejumlah desa pada, Rabu (23/7/2025).

“Kita ingin membangun Kabupaten Bekasi dari desa. Mulai dari lingkungan bersih, rumah sehat, sampai data desa presisi. Kalau rumah penderita kusta tak layak, kita bantu rehab,” tegas Ade.

Data hingga Juni 2025 menunjukkan terdapat 121 kasus baru kusta di Kabupaten Bekasi, dengan Case Detection Rate (CDR) sebesar 3,34. Mayoritas kasus merupakan tipe Multibasiler (MB) atau kusta basah, bahkan ditemukan enam kasus pada anak-anak, yang mengindikasikan masih adanya penularan aktif di tingkat rumah tangga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, menyebut kunjungan Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Barat sebagai momentum penting untuk mengubah persepsi masyarakat tentang kusta sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Ini bukan aib. Ini momentum bagi Bekasi untuk membuktikan bahwa kita mampu mencapai eliminasi kusta, dengan kerja sama lintas sektor dan dukungan dari pusat hingga desa,” ujar Alamsyah.

Program eliminasi kusta di Kabupaten Bekasi kini mengedepankan pendekatan kolaboratif melibatkan Puskesmas, rumah sakit, klinik swasta, kader desa, serta dukungan organisasi internasional seperti NLR (No Leprosy Relief).

Selain penyediaan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga fokus pada rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi pasien kusta serta pendampingan sosial untuk mengurangi stigma di masyarakat.

“Kami tidak hanya menangani aspek medis, tetapi juga memastikan lingkungan yang mendukung pemulihan pasien,” tambah Alamsyah.

Dengan langkah ini, Kabupaten Bekasi berupaya menekan angka penularan kusta sekaligus mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal

17 Juli 2026 - 20:24 WIB

Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

17 Juli 2026 - 14:26 WIB

Kota Bekasi Kebut Pembentukan Kampung Siaga Bencana

17 Juli 2026 - 12:40 WIB

SOIna: Gelar Penggalangan Dana untuk Atlet Disabilitas

17 Juli 2026 - 06:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar

16 Juli 2026 - 01:02 WIB

Trending di News