Matras News, Bekasi – Usai menyerahkan dokumen pendaftaran sebagai calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kantor KPU Kota Bekasi pada, Rabu 28 Agustus 2024, Heri Koswara dan Sholihin, tegaskan siap membenahi Kota Bekasi.
“Saya Heri Koswara dan Gus Shol, siap membenahi Kota Bekasi dan untuk itu, jika diamanatkan memimpin Kota Bekasi, kami akan meluncurkan program Kartu Beresin Bekasi,” terang Herkos dihadapan para pendukungnya.
Dalam keterangan singkatnya, Herkos mengaku sangat bahagia bisa mengikuti tahapan pilkada di Kota Bekasi dengan baik.
“Jujur, saya sangat bahagia setelah menyerahkan dokumen pendaftaran yang didalamnya dijelaskan visi misi kami berdua,” katanya.
Secara singkat, HK-pun menjelaskan program Kartu Beresin Bekasi yang akan diusungnya bersama Gus Shol tersebut.
Secara umum ada beberapa catatan yang nantinya akan digulirkan melalui program sspoolusi penciptaan lapangan pekerjaan bagi warga Kota Bekasi.
“Jadi, nantinya 1 Kelurahan akan dibangun sentra ekonomi kreatif (menciptakan) dimana aksesnya akan dipermudah, sehingga bisa memberikan penyemangat penggiat UMKM,” akunya.
Lalu, kata dia, program tersebut juga menyasar kepada pemberian solusi pelayanan kesehatan, seperti membangun 12 RSUD di Kota Bekasi, solusi kesenjangan sosial dimana nantinya keluarga yang masuk ke dalam keluarga prioritas atau keluarga miskin, pembayaran pajak, bumi dan bangunannya akan digratiskan serta memberikan bantuan sosial (Bansos) khusus terhadap perempuan atau janda yang hidup miskin, penyandang disabilitas dan lain-lain.
“Melalui program Kartu Beresin Bekasi, ada sejumlah skala prioritas yang menjadi perhatian kami dan akan kami jalankan nantinya jika diamanatkan dan dipercaya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2024-2029 mendatang,” tegas HK.
Ditempat yang sama, calon Wakil Wali Kota Bekasi yang juga akrab disapa Gus Shol, menuturkan, terkait program Kartu Beresin Bekasi tersebut juga menfokuskan kepada pendidikan.
“Dimana nantinya mulai jenjang pendidikan SD hingga SMP akan digratiskan semua,” lanjut Gus Shol.
Selain itu, program yang diusungnya juga akan mewujudkan 1 keluarga miskin memiliki 1 sarjana, agar memiliki nantinya mereka memiliki SDM yang unggul.”1 keluarga miskin memiliki 1 sarjana agar bisa menghasilkan SDM yang unggul baik disektor lokal maupun internasional,” paparnya lebih jauh.
Dalam kesempatan tersebut dihadapan awak media, Gus Shol juga menyinggung masalah pemberian insentif bagi RW dan RT.”Untuk RW kami akan gelontorkan anggaran sebesar Rp25 juta dan RT20 juta per tahunnya, posyandu sebesar Rp17 juta, juga per tahun.
Dan tidak lupa insentif bagi LPM maupun BKM,” jelasnya.Sedangkan pada sektor pembangunan, pasangan HK dan Gus Shol juga akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp500 juta.
Hal ini dilatar belakangi karena para setiap pelaksanaan Musrenbang, usulan yang diajukan terkadang tidak terealisasi.”Untuk sektor pembangunan, kami juga mengganggarkan sebesar Rp500 juta dan untuk infrastruktur kami anggarkan sekitar 4 persen,” singkatnya.
“Pilihlah pemimpin yang baru, yang fresh. Perlu diingat bahwa kami juga berpengalaman sebagai wakil rakyat, baik di DPRD Provinsi Jabar maupun DPRD Kota Bekasi,” tutupnya.
Sekedar informasi, pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, HK dan Gus Shol, diusung oleh partai PKS, PAN, PPP, PSI serta, Hati Nurani Indonesia dengan total kursi 20 dari total kursi yang ada di DPRD Kota Bekasi.











