Menu

Mode Gelap
KPK: Biaya Tangani Koruptor Besar Untuk Makan dan Seragam Nonton myBCA International Java Jazz Festival 2026 Sediakan Layanan Shuttle Menko Muhaimin Dukung Atlet Disabilitas Intelektual Lewat SOIna PT Puradelta Lestari Targetkan Pra penjualan Rp2,08 Triliun di 2026 Wamen Ekraf Temui Raja Ubud Untuk Bangun Ekosistem Kreatif 9 Mahasiswa Hamzanwadi Magang di Perusahaan Hotel Raksasa Jepang

News

Wamen Ekraf Temui Raja Ubud Untuk Bangun Ekosistem Kreatif

badge-check


					Wamen Ekraf Temui Raja Ubud Untuk Bangun Ekosistem Kreatif Perbesar


MATRASNEWS, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bertemu Keluarga Puri Ubud di Gianyar, Bali, Sabtu, 9 Mei 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mengintegrasikan nilai sejarah dan tradisi lokal dengan kebijakan nasional, guna menjadikan kearifan lokal sebagai fondasi industri kreatif berdaya saing global.

Irene Umar mengungkapkan, Keluarga Tjokorda dari Puri Ubud memiliki peran penting dalam menjaga napas seni dan budaya di Bali.

“Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan nilai tradisi dapat berkolaborasi dengan inovasi ekonomi kreatif untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya,” kata Wamen Ekraf, Irene Umar di Bali, dikutip dari siaran pers Kementerian Ekraf.

Dalam pertemuan tersebut, Wamen Ekraf berdialog dengan tokoh Puri Ubud mengenai peran keluarga kerajaan dalam mendukung perkembangan seni tari, seni rupa, hingga kegiatan ritual yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

Kementerian Ekraf juga memetakan pengelolaan hospitality berbasis budaya dan pariwisata berkelanjutan di Ubud sebagai model pengembangan destinasi kreatif nasional yang berbasis pelestarian budaya modern.

“Kami melihat Puri Ubud bukan hanya sebagai pusat sejarah, tetapi juga sebagai simbol pelestarian budaya Bali yang aktif,” terang Wamen Ekraf.

“Kontribusi mereka dalam menghubungkan seniman lokal dan internasional adalah kunci positioning Ubud sebagai destinasi seni dunia, yang akan kami perkuat melalui kebijakan kementerian demi ekosistem kreatif yang inklusif,” sambungnya.

Pertemuan ini juga membahas kontribusi Keluarga Puri Ubud terhadap cultural tourism dan dampaknya bagi peningkatan ekonomi kreatif kawasan. Fokus bahasan meliputi perlindungan aset budaya agar bernilai ekonomi tinggi serta dukungan kementerian bagi seniman lokal dalam jaringan global yang telah dibangun oleh pihak Puri.

Baca Lainnya

KPK: Biaya Tangani Koruptor Besar Untuk Makan dan Seragam

12 Mei 2026 - 00:12 WIB

Segini Besaran Uang Pungli di Rutan KPK

Menko Muhaimin Dukung Atlet Disabilitas Intelektual Lewat SOIna

12 Mei 2026 - 00:08 WIB

Kronik Duel Lapor Pengeroyokan di Jatiasih

11 Mei 2026 - 20:07 WIB

LPG Beralih ke CNG Masyarakat Tak Perlu Ganti Kompor

11 Mei 2026 - 00:20 WIB

Ekonomi Tumbuh 5,61%, Handi Risza: Belum Semua Warga Rasakan

11 Mei 2026 - 00:12 WIB

Menjawab Kritik Menkeu Purbaya, Wakil Rektor Soroti Kendala Struktural Perbankan Syariah
Trending di News