Menu

Mode Gelap
Special Olympics Indonesia Ajang Multi Cabor Atlet Disabilitas Tingkat Nasional Menko Yusril Sebut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Serangan terhadap Demokrasi Produk Mamin dan Horeka Indonesia Raup Transaksi Rp23,79 Miliar Halal Bihalal All You Can Eat Hanya Rp100 Ribu di Hotel 88 Bekasi Hadiri HUT ke-1 Danantara, Menteri Ekraf Siap Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor SDIT Ar-Raudhah Bekasi Gelar Ifthar Ramadan

Hotel

Okupansi Hotel Saat Libur Imlek dan Isra Mi’raj Capai 80 Persen

badge-check


					Okupansi Hotel Saat Libur Imlek dan Isra Mi’raj Capai 80 Persen Perbesar

Matras News, Jakarta – Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan selama masa libur panjang Imlek dan Isra mi’raj okupansi hotel mencapai hingga 80 persen di berbagai destinasi wisata di Indonesia.

Dalam “The Weekly Brief with Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2024), Menparekraf Sandiaga mengatakan, selama periode long weekend Imlek dan Isra mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 7-11 Februari 2024.

Hampir seluruh destinasi pariwisata dipenuhi wisatawan dan terjadi lonjakan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi, penjualan produk kuliner, restoran, kafe, serta penjualan cinderamata dan oleh-oleh. 

Berdasarkan informasi dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), okupansi hotel naik hingga 80 persen di sejumlah destinasi wisata di Indonesia seperti di Sumatra Barat, Riau, kawasan Pantai Utara dan Selatan Jawa, hingga Bali.

“Momentum liburan ini mendongkrak okupansi hotel. Kami juga mencatat ada peningkatan perputaran uang di industri pariwisata dan kami terus menghitung (perputaran uang),” kata Sandiaga.

Sementara itu, berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, ada sekitar 1 juta pergerakan moda angkutan darat, 1,2 juta pergerakan moda angkutan udara, 540 ribu pergerakan moda angkutan laut, dan 1,4 juta pergerakan moda angkutan kereta api selama masa libur panjang Imlek dan Isra mi’raj.

“Destinasi-destinasi wisata yang ramai dikunjungi saat libur panjang Imlek ini adalah destinasi-destinasi favorit seperti Bandung, Yogyakarta, sejumlah destinasi di Jawa Timur, dan Bali,” katanya.

Sebelumnya, Kemenparekraf telah menyiapkan travel pattern dalam menyambut libur panjang Imlek dan Isra Mi’raj.

Mengingat kawasan Pecinan yang merupakan salah satu kawasan wisata populer yang ada di setiap kota di Indonesia, memiliki keunikan khas ragam budaya Tionghoa dan menarik perhatian banyak wisatawan. 

“Kawasan wisata Pecinan sarat dengan budaya masyarakat Tionghoa di Indonesia berupa peninggalan bangunan, kegiatan sehari-hari masyarakat, atraksi wisata seperti pusat kuliner dan pertokoan,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Baca Lainnya

Hadapi Panas Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan Seluruh Perangkat Daerah

18 Oktober 2025 - 03:01 WIB

Jalin Hubungan Baik, Hotel Ibis Gading Serpong Bangun Kemitraan dengan Matras News

11 Oktober 2025 - 01:19 WIB

Mempererat Tali Silaturahmi, Matras News Sambangi Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta

14 Agustus 2025 - 20:43 WIB

Swiss-Belhotel International Menunjuk Ilkin Ilyaszade sebagai Senior Vice President Baru

17 Juli 2025 - 00:05 WIB

Swiss-Belhotel International Menunjuk Ilkin Ilyaszade sebagai Senior Vice President Baru

Riana Megawati, Ingin Membangun Usaha yang Dapat Membantu Kaum Perempuan dan Anak-Anak

15 Juli 2025 - 09:58 WIB

Trending di Hotel