Menu

Mode Gelap
Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: Tiga Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61% Panen Perdana Semangka Non-Biji, Bukti Kolaborasi Modern Petani Milenial dan Indomaret Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan Keluarga Land Cruiser Kini Lengkap, FJ Resmi Meluncur Gubernur DKI Jakarta Pramono Canangkan Gerakan Pilah Sampah

News

Berdayakan Ekonomi Warga, LMP Kota Bekasi Minta Masifkan Sentra Ekonomi Kreatif

badge-check


					Berdayakan Ekonomi Warga, LMP Kota Bekasi Minta Masifkan Sentra Ekonomi Kreatif Perbesar

Matras News, Bekasi – Sebagai salah satu pemberdayaan warga, terutama di bidang perekonomian setelah pandemi Covid-19, Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kota Bekasi meminta agar Pemkot Bekasi membentuk sentra ekonomi kreatif dengan memaksimalkan keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah-tengah warga.

Sitanggang, selaku Dewan Penasehat Markas Cabang LMP Kota Bekasi menuturkan, hal tersebut disampaikannya saat melakukan audiensi langsung dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, Senin 18/11/2024 dan meminta agar DPRD Kota Bekasi bisa melakukan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) untuk melakukan intervensi kepada Pemkot beserta dinas di Kota Bekasi yang menaungi permasalahan UMKM, agar keberadaan UMKM ini bisa dimaksimalkan serta mampu menjadi salah satu penggerak roda perekonomian warga.

“Ormas LMP Kota Bekasi sudah meminta langsung kepada Ketua DPRD Kota Bekasi agar para wakil rakyat bisa minimal bisa melakukan intervensi terkait hal tersebut,” tegas Sitanggang, Selasa 19/11/2024.

Dirinya melihat bahwa kebijakan dalam membangun sentra ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM ini, harus didukung penuh dengan adanya kebijakan anggaran, karena hampir 90 persen warga Kota Bekasi adalah pelaku UMKM.

“Karena latar belakang itulah, maka kehadiran UMKM ini harus didukung dengan kebijakan anggaran yang nantinya diimplementasikan melalui sejumlah program dari Pemkot Bekasi,” terangnya lebih lanjut.

Sitanggang juga mengatakan, hal ini jika bisa diwujudkan, maka tidak menampik bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi, bisa meningkat pula, terutama dari sektor tersebut.

“Ormas LMP sebagai mitra dari Pemkot Bekasi, berharap bahwa hal ini bisa menjadi salah satu pendongkrak PAD-nya, khususnya disektor ekonomi,” tuturnya.

Dirinya juga menyampaikan kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, jangan hanya mengejar PAD saja, tetapi disisi lain menimbulkan pembiayaan yang tinggi (Hi-Cost) bagi pelaku UMKM-nya.

“Karena berdasarkan kajian dari kami Ormas LMP, anggaran yang disediakan oleh dinas-dinas terkait di Kota Bekasi belum maksimal, jadi menimbulkan Hi-Cost bagi para pelaku UMKM-nya,” tuturnya.

Sitanggang juga mengakui, dengan adanya intervensi terhadap pengembangan sektor UMKM-nya, maka akan berpengaruh kepada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Bekasi, karena ada tiga hal yang mempengaruhi hal tersebut, yakni pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

“Kami memandang merasa perlu adanya perhatian lebih terhadap hal tersebut, karena sudah pasti akan berdampak pula dengan IPM dan sudah pasti akan memunculkan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya Sitanggang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, mengatakan bahwa usulan yang disampaikan oleh Ormas LMP Kota Bekasi terkait pemberdayaan UMKM. melalui kehadiran sentra ekonomi kreatif, akan menjadi salah satu fokus utama yang nantinya akan dibahas oleh dirinya bersama anggota DPRD Kota Bekasi lainnya dalam rapat paripurna dalam waktu dekat ini.

“Sudah pasti usulan ini, evaluasi yang mereka lakukan menjadi sebuah bahan masukan bagi kami sebagai wakil rakyat untuk bekerja dan melahirkan sebuah kebijakan yang sesuai dan sebagaimana mestinya,” ucap Sardi.

Dirinya juga menambahkan, agar dalam waktu dekat ini, Ormas LMP Kota Bekasi bisa melakukan sebuah kajian atau evaluasi yang jauh lebih mendalam terkait apa yang mereka sajikan ke DPRD Kota Bekasi, agar hal ini juga bisa menjadi acuan serta bahan pertimbangan dalam memutuskan sebuah kebijakan.

“Saya berharap agar Ormas LMP bisa melakukan sebuah kajian yang mendalam terkait hal tersebut, dan dari kajian yang diberikan ke kami nantinya, bisa menjadi dasar dalam membentuk pokok pikiran sebuah rancangan program atau kebijakan di Kota Bekasi,” tandas Sardi.

Baca Lainnya

Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon

18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Canangkan Gerakan Pilah Sampah

18 Mei 2026 - 00:43 WIB

Hotel di Jakarta Barat Jadi Sarang Narkoba, Ini Kata Bareskrim Polri

16 Mei 2026 - 01:17 WIB

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara

15 Mei 2026 - 01:42 WIB

Transformasi Tata Kelola JIS, Pemprov DKI Segera Gandeng San Siro

15 Mei 2026 - 01:09 WIB

Trending di News